Sebastian Telfair Bebas dari Penjara Menjelang Natal
Prodigi basket New York yang pernah bersinar, Sebastian Telfair, kini kembali ke rumah menjelang liburan. Mantan guard NBA ini baru saja bebas dari penjara setelah menjalani beberapa bulan di Lembaga Pemasyarakatan Federal Fort Dix, New Jersey.
Status Terakhir
Pria berusia 40 tahun ini dibebaskan dari tahanan Biro Penjara awal pekan ini. Telfair menjalani hukuman yang dimulai pada bulan Agustus setelah melanggar syarat pembebasan bersyarat terkait dengan vonis penghinaan kesehatan.
Pada tahun 2023, Telfair mengaku bersalah dalam kasus di mana dia dan lebih dari selusin mantan pemain NBA lainnya mengajukan klaim medis dan gigi yang salah kepada program kesehatan dan kesejahteraan liga.
Pelanggaran dan Hukuman
Pelanggaran Telfair berakar dari kegagalannya untuk menyelesaikan layanan masyarakat yang diperintahkan oleh pengadilan dan tidak melapor kepada petugas Probasi AS sesuai syarat pembebasan bersyarat. Hal ini membuat hakim mencabut masa probasinya dan mengirimnya ke penjara federal dengan masa tahanan yang diharapkan berlanjut hingga musim dingin.
Kembali ke Keluarga
Setelah dibebaskan, Telfair terlihat dalam video di Instagram dalam suasana hati yang baik. Ia menyatakan keinginannya untuk kembali ke keluarga dan orang-orang terkasih setelah merawat diri sendiri.
Pertemuan di Penjara
Saat menjalani hukuman di Fort Dix, Telfair juga bertemu dengan Sean “Diddy” Combs yang sedang menjalani hukuman 50 bulan karena pelanggaran sexual. Keduanya terlihat berbicara di halaman penjara pada bulan November.
Syarat Pasca Pembebasan
Sebagai bagian dari ketentuan setelah dibebaskan, Telfair diharuskan mematuhi beberapa syarat, termasuk menghindari narkoba dan alkohol serta menyelesaikan kelas dan makalah tentang tanggung jawab finansial.
Kilas Balik Karier
Telfair memulai karier NBA-nya pada tahun 2004 setelah dipilih dengan urutan ke-13 oleh Portland Trail Blazers dari Sekolah Tinggi Abraham Lincoln di Brooklyn. Selama 10 tahun kariernya, ia bermain untuk beberapa tim, termasuk Boston Celtics, Minnesota Timberwolves, Los Angeles Clippers, Cleveland Cavaliers, Phoenix Suns, Toronto Raptors, dan Oklahoma City Thunder.
Rata-rata, Telfair mencetak 7.4 poin dan 3.5 assist per game di NBA, dengan performa terbaiknya saat membela Timberwolves, di mana ia mencetak 9.6 poin dan 5.2 assist dalam dua musim berturut-turut.
Karir NBA Telfair ditutup pada tahun 2015, dan kisahnya pernah diangkat dalam dokumenter ESPN berjudul “Through The Fire” pada tahun 2005.
Dampak Berita
Kembalinya Telfair ke kehidupan bebas tentunya menjadi titik balik bagi mantan bintang yang sempat bersinar di NBA ini. Ia kini memiliki kesempatan untuk memulai babak baru dalam hidupnya dan kembali terhubung dengan keluarganya setelah pengalaman sulit di penjara.
(BA/GN)
sumber : nypost.com
Leave a comment