Stan Van Gundy Penyesalan Terbesar: Tidak Mengambil Devin Booker
Dalam mengenang karir kepelatihannya di NBA, Stan Van Gundy memiliki satu keputusan draft yang ia harap bisa diulang: tidak memilih Devin Booker untuk Detroit Pistons di NBA Draft 2015.
Kenyataan yang Menyakitkan
Dalam sebuah wawancara di The Zach Lowe Show, Van Gundy mengungkapkan bahwa jika ia memilih pemain yang berasal dari Michigan itu dengan nomor pick kedelapan, mungkin ia masih aktif sebagai pelatih hingga saat ini. “Jika saya mengambil Devin Booker di Detroit, mungkin saya masih melatih. Setiap kali Devin Booker tampil gemilang, saya benar-benar menyesal—sampai-sampai saya secara fisik mencubit diri saya sendiri untuk merasakan sakitnya,” ujarnya.
Stan Van Gundy on drafting Stanley Johnson over Devin Booker
“Jika saya mengambilnya di Detroit, mungkin saya masih melatih. Setiap kali Devin Booker tampil baik, saya mencubit diri sendiri—agar saya merasakan rasa sakit itu.”
H/T The Zach Lowe Show pic.twitter.com/rYRlZUecNV
— Pistons Talk (@Pistons__Talk) 4 Desember 2025
Pilihannya yang Berbeda
Pada draft tersebut, Van Gundy memilih mantan pemain Arizona, Stanley Johnson, dengan pick kedelapan. Johnson bermain selama empat musim untuk Pistons sebelum ditransfer ke New Orleans Pelicans pada musim NBA 2019. Saat ini, Johnson membela Nagasaki Velca, tim profesional di Jepang.
Kepergian Van Gundy dan Perjalanan Booker
Van Gundy dan Pistons berpisah setelah musim NBA 2018, dan ia terakhir kali melatih di NBA pada tahun 2021 untuk Pelicans. Sementara itu, Booker, yang dipilih oleh Phoenix dengan pick ke-13, kini telah memasuki musim kesebelasnya bersama Suns, di mana ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim dengan 17.002 poin. Booker telah terpilih menjadi All-Star empat kali, dinobatkan sebagai All-NBA First Team pada tahun 2022, dan mencapai final NBA pada tahun 2021. Ia juga meraih dua medali emas Olimpiade (2020, 2024) bersama tim nasional basket pria AS.
Baru-baru ini, Booker menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun dengan Suns senilai $145 juta yang akan berjalan hingga musim 2029-30.
(BA/GN)
sumber : arizonasports.com

Leave a comment