Blake Griffin: Magic Muncul Sebagai Tim Muda yang Menjanjikan
LAS VEGAS — Blake Griffin, mantan pemain bintang NBA yang kini menjadi analis, memberikan pandangannya mengenai tim Orlando Magic yang tengah bersinar. Dalam kesempatan di T-Mobile Arena, lokasi semifinal NBA Cup antara Orlando dan New York, Griffin menyatakan kekagumannya terhadap roster tim asal Florida tersebut.
Pembicaraan Tentang Tim
Griffin, yang memiliki lima kali All-NBA dalam kariernya, ditemui setelah ditanya mengenai tim mana yang diingatnya ketika melihat Magic. Ia mengakui bahwa permainan bola basket telah berubah drastis dari dulu.
“Dulu, siapa yang bisa melihat pemain setinggi 6 kaki 9 inci melakukan tembakan 3 poin dalam transisi?” ujarnya.
Pemain Kunci Magic
Di dalam tim Magic terdapat para pemain muda berbakat seperti Paolo Banchero dan Franz Wagner, meskipun Wagner saat ini tengah menjalani pemulihan cedera pergelangan kaki. Meski tanpa Wagner, tim asuhan Jamahl Mosley tetap bisa memberikan masalah bagi lawan berkat kombinasi gaya permainan agresif dan pertahanan yang kuat, dipimpin oleh Jalen Suggs.
“Saya suka roster mereka,” kata Griffin lebih lanjut. “Suggs melakukan pemahaman perannya dengan baik sebagai pengatur serangan. Pemain muda seperti Anthony Black dan Tristan da Silva juga sangat menjanjikan, ditambah dengan Banchero dan Wagner.”
Pengamatan Dwyane Wade
Reputasi Magic sebagai tim muda yang sedang berkembang juga menarik perhatian Hall of Famer Dwyane Wade. Wade, yang kini berperan sebagai analis untuk NBA di Prime, sempat berdiskusi dengan Mosley terkait filosofi pelatihannya.
“Saya bertanya tentang non-negotiables untuk tim ini. Ketika tim mencoba membangun sesuatu, penting memiliki tujuan yang jelas,” ujarnya. “Saya melihat Mosley sedang membangun budaya yang solid.”
Dia juga menyoroti kontribusi Desmond Bane yang baru bergabung dengan tim, yang diyakini akan memperkuat budaya tersebut.
Perubahan dalam Strategi Tim
Setelah memulai musim dengan langkah yang kurang baik, Magic memiliki rekor 1-4, namun kemudian berhasil bangkit dengan memperoleh 14 kemenangan dari 20 pertandingan berikutnya. Ini membawa mereka menuju semifinal, yang merupakan pencapaian pertama dalam sejarah tiga tahun turnamen in-season ini.
Stan Van Gundy, mantan pelatih Magic, menilai keputusan Mosley untuk berubah strategi sangat tepat. “Ia adalah sosok pelatih yang tenang dan tahu perspektif situasi, dan hal itu terlihat dari perubahan yang dilakukan di tim,” ujarnya.
Statistik Tim
Selama sepuluh pertandingan pertama musim ini, peringkat ofensif Orlando berada di posisi 20 dengan rating 113,9, sementara peringkat defensif mereka berada di posisi 16 dengan rating 114,3. Namun, dalam sepuluh pertandingan terakhir, peringkat ofensif mereka melonjak menjadi urutan kesembilan dengan rating 117,8, dan peringkat defensif kedua dengan rating 109,5.
Kesimpulan
Melihat performa tim saat ini, Griffin menyatakan, “Saya suka tim ini. Mereka adalah tim yang dapat mengejutkan jika mencapai Eastern Conference Finals.” Dengan roster muda yang memiliki potensi besar, Orlando Magic semakin menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang patut diperhitungkan di NBA musim ini.
(BA/GN)
sumber : www.orlandosentinel.com
Leave a comment