Warriors Terpaksa Terkalahkan oleh Raptors dalam Pertandingan Dramatis

Stephen Curry #30 dari Golden State Warriors berjalan di lapangan selama paruh pertama pertandingan NBA melawan Toronto Raptors di Scotiabank Arena pada 28 Desember 2025.
Golden State Warriors mengalami kekalahan klasik yang menjadi bagian dari musim 2025-26 yang penuh frustrasi. Stephen Curry mencetak 39 poin, dan Warriors bahkan sempat memimpin 12 poin di akhir kuarter ketiga sebelum masalah lama—rebound dan turnover—muncul dan menghilangkan keunggulan mereka. Akhirnya, Warriors harus tunduk dengan skor 141-127 dalam perpanjangan waktu.
Jalannya Pertandingan
Al Horford mencetak tiga angka yang membuat Warriors unggul 100-88, tetapi mereka menutup kuarter ketiga dengan empat turnover berturut-turut dan satu tembakan tiga angka yang gagal, memungkinkan Raptors untuk mencetak delapan poin tanpa balas dan mendapatkan momentum di kuarter keempat. Total, Warriors mencatatkan 20 turnover dan menyerahkan 35 poin kepada lawan dari kesalahan tersebut.
Selain itu, Warriors juga kalah dalam penguasaan rebound, 55-42.
Curry Ragu untuk Melawan Nets
Kekalahan ini mengakhiri streak kemenangan tiga pertandingan dan membuat pelatih Steve Kerr terpaksa menambah menit bermain Curry hingga 41. Dengan adanya pertandingan back-to-back pada malam Senin di Brooklyn, status Curry pun dipertanyakan. Saat ditanya tentang kondisi fisiknya setelah pertandingan, Curry menjawab, “Saya merasa baik,” tetapi meragukan kemungkinan bermain pada hari Senin.
Kekalahan ini menjadi lebih berarti karena pelatih Kerr kemungkinan berencana untuk memanfaatkan starter utama dan berusaha meraih kemenangan di Toronto, sebelum kemudian memberikan waktu istirahat bagi mereka saat menghadapi Nets, yang saat ini berada di posisi 10-19 meski baru saja mencatatkan tiga kemenangan berturut-turut.
Warriors Harus Memperbaiki Turnover
Di masa lalu, Warriors mampu mengatasi 20 turnover dan tetap meraih kemenangan, berkat permainan ofensif yang kuat dan pertahanan yang solid. Namun kondisi saat ini berbeda. “Kami menang sebagai tim, kami kalah sebagai tim. Mengamankan penguasaan bola dan mendapat tembakan yang baik di ring, itu semua harus kami perbaiki—20 turnover tidak akan berhasil,” ungkap Curry. “Mereka mendapatkan 14 kesempatan tembakan tambahan, sulit untuk menang dalam kondisi seperti itu, tidak peduli seberapa baik kami bermain.”
Statistik Turnover Warriors
Kerr mengaku bertanggung jawab atas kurangnya tujuan tim di akhir kuarter ketiga dan awal kuarter keempat. Warriors rata-rata mencatatkan 16,2 turnover per pertandingan, menempatkan mereka di peringkat 28 NBA, serta berada di peringkat 22 dalam margin rebound.
“Turnover di akhir kuarter ketiga dan awal kuarter keempat, kami hanya terombang-ambing,” kata Kerr. “Saya harus membuat tim lebih terorganisir dalam situasi tersebut, itu tanggung jawab saya. Mereka meningkatkan tekanan, tetapi kami tidak dapat mengatasinya, dan mereka mencetak 35 poin dari turnover kami.”
Dampak Kekalahan Ini
Kekalahan ini menjadi kehilangan momentum bagi Warriors yang sebelumnya dalam jalur positif. “Ini menyakitkan,” kata Kerr. “Kami sedang dalam sedikit ritme, memiliki kesempatan untuk momentum, dan mencontrol seluruh pertandingan, namun kami membiarkannya slip begitu saja.”
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment