Victor Wembanyama Hadapi Tantangan Berat di Awal Musim
LOS ANGELES – Ke mana pun dia pergi, Victor Wembanyama dikerumuni oleh pertahanan lawan. Tidak hanya satu pemain yang mengawalnya, tetapi satu organisasi penuh siap menutupnya.
Peluang Besar untuk Berkembang
Situasi ini menjadi kesempatan besar bagi Wembanyama. Tim-tim NBA bermimpi untuk memaksa pertahanan mengikuti kehendak mereka. Namun, Wembanyama seolah dihadapi dengan situasi ganda sejak bangun tidur. Awal musimnya yang gemilang tampaknya mulai meredup. Tim lawan berusaha memadamkan “api” penampilannya dengan menutup ruang geraknya.
Pelatihnya, Mitch Johnson, ingin Wembanyama tetap meminta bola, bahkan ketika dia dikelilingi pemain lawan. Dia tidak hanya diminta untuk bersikap pasif.
“Dia harus berteriak kepada semua orang di gym,” kata Johnson. “Termasuk rekan-rekan setim dan saya. Dia akan baik-baik saja. Kami akan lebih baik.”
Persimpangan Pertama Musim
Setelah kalah tipis 118-116 dari Los Angeles Lakers yang dipimpin Luka Dončić, Wembanyama dan Spurs harus menemukan cara untuk mengatur egonya sebagai seorang superstar. Dia lebih fokus pada permainan kreatif selama pramusim, namun kini kembali beradaptasi sebagai pemain pusat.
Johnson mengingatkan bahwa Wembanyama perlu belajar untuk tetap di posisinya meskipun dihadapi pemain yang lebih kecil tetapi kuat. Dia harus lebih cepat dalam menguasai posisi dan lebih berani menghadapi kontak dengan pertahanan.
Statistik Menarik
Wembanyama menghadapi kesulitan dalam menciptakan peluang. Selama dua pertandingan terakhir, dia hanya mencetak total 28 poin dari 28 tembakan. Sementara Dončić melepaskan 27 tembakan untuk mencetak 35 poin malam itu.
Dia masih belajar tentang pengambilan keputusan dalam permainan. “Ini lebih sulit dari yang kamu kira,” ujarnya. “Kadang-kadang, hal-hal lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Tantangan sebenarnya adalah mengulangi hal-hal sederhana dengan konsisten.”
Kendala yang Dihadapi
Wembanyama mengakui bahwa pertahanan yang dihadapinya saat ini mengacaukan rencana tim. Dia merasa tim mereka perlu beradaptasi, terutama setelah penampilan tak memuaskan melawan Phoenix.
Saat ini, keberadaan Wembanyama menarik perhatian lebih dari satu pemain lawan, menciptakan kesulitan dalam mendapatkan ritme dalam permainan. Dia sering harus berjuang untuk mendapatkan posisi yang tepat di area cat.
Menuju Perbaikan
Meski belum mendapatkan hasil yang diinginkan, Wembanyama tetap optimis. “Kami harus merespons atau tidak. Kami akan merespons,” ujarnya selaku refleksi atas tantangan yang dihadapinya musim ini.
Pembelajaran ini akan menjadi bagian penting dalam pengembangannya sebagai pemain dan untuk tim Spurs secara keseluruhan, di mana mereka membutuhkan upaya kolektif untuk memaksimalkan potensi Wembanyama.
(BA/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment