Kesedihan dalam Pertandingan: Kesempatan Terakhir LeBron dan Curry?
Mungkinkah kita tidak akan pernah lagi melihat LeBron James dan Steph Curry bertemu di lapangan? Ini bisa jadi kalimat yang membuat para penggemar basket merasakan kepedihan.
Tahun ini, satu di antara mereka tidak bisa tampil dalam semua pertemuan yang terjadi. LeBron absen pada pertandingan pertama karena masalah sciatica, sementara Curry melewatkan tiga pertandingan terakhir karena cedera lututnya, termasuk laga akhir antara Lakers dan Warriors.
Rugikan Fans Basket
Kita kehilangan kesempatan untuk menyaksikan dua pemain yang mengubah wajah basket modern. Dan lebih buruknya, mungkin ini adalah penutupan chapter terakhir dari rivalitas yang menarik ini.
“Itu sangat menyedihkan,” ungkap pelatih Lakers, JJ Redick.
Ketidakpastian Masa Depan
LeBron, yang akan menjadi free agent musim panas ini, masih ragu apakah ia akan pensiun atau kembali bermain di musim ke-24. Jika ia memilih untuk pensiun, berarti ini merupakan akhir dari salah satu bab paling mengesankan dalam sejarah NBA.
“Kita tidak pernah tahu,” ujar LeBron setelah berhasil mencetak 26 poin, 8 rebound, dan 11 assist dalam kemenangan Lakers atas Warriors dengan skor 119-103. “Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan atau seberapa banyak kita berpeluang bertemu di lapangan lagi. Selalu menyenangkan dan menjadi suatu kehormatan untuk berkompetisi dengan dia.”
Penghargaan Antara Superstar
Rasa saling menghormati di antara mereka terlihat jelas. Curry mengenakan sepatu LeBron 10 yang dimodifikasi dengan warna-warni tim Warriors saat pertandingan terakhir. Mereka bahkan sempat berpelukan sebelum bertanding.
LeBron dan Curry bertemu dalam empat Final NBA berturut-turut dari 2015 hingga 2018, yang banyak disebut sebagai bagian penting dari warisan keduanya di NBA.
Curry membawa Warriors meraih tiga juara dalam periode tersebut, sementara LeBron membuktikan dirinya sebagai salah satu yang terbaik setelah berhasil membawa Cavaliers bangkit dari kekalahan 3-1 di Final NBA 2016.
Perbandingan Rivalitas
Pertandingan di antara mereka adalah pertunjukan yang selalu dinanti. Pelatih Warriors, Steve Kerr, menyatakan bahwa rivalitas ini harus berada di puncak daftar rivalitas terbaik sepanjang masa, sebanding dengan Wilt Chamberlain dan Bill Russell, serta Magic Johnson dan Larry Bird.
LeBron dan Curry masih menjadi superstar meskipun mereka bermain melawan pemain yang jauh lebih muda. Pertandingan terakhir seharusnya menjadi momen yang ditunggu-tunggu.
Pengumuman Mengecewakan
Namun, tujuh jam sebelum pertandingan dimulai, muncul kabar bahwa Curry tidak akan bermain. Kabar ini tentu menjadi kekecewaan besar bagi para penggemar.
Warriors memutuskan untuk memberikan Curry dua hari istirahat setelah ia kembali bermain terakhir kali setelah absen 27 pertandingan akibat cedera lutut. Keputusan ini masuk akal, mengingat Warriors yang saat ini berada di posisi ke-10 perlu memenangkan dua pertandingan play-in untuk masuk ke babak playoff.
Dampak dari Ketidakhadiran
LeBron dan Curry telah mendefinisikan NBA selama satu dekade terakhir. Dalam 28 pertandingan playoff yang mereka jalani, LeBron mencetak rata-rata 31,1 poin, 10,9 rebound, dan 8,5 assist, sementara Curry mencetak rata-rata 25,6 poin dan 6,5 assist.
Dalam sebuah penampilan di “The Shop” empat tahun lalu, LeBron menyatakan orang yang ingin ia mainkan bersama adalah Curry. Mereka akhirnya memiliki kesempatan untuk bermain bersama di Olimpiade 2024 di Paris dan meraih medali emas.
“Saat kita berada di Vegas untuk pelatihan Olimpiade, itu adalah momen luar biasa karena kita akhirnya bisa bertemu,” ungkap LeBron. “Ada banyak kenangan dan sejarah di antara kami.”
Mereka saling mengagumi serta berupaya untuk mengalahkan satu sama lain. Kini, mereka bersyukur telah berulang kali bertemu di lapangan, menciptakan momen-momen tak terlupakan dalam sejarah olahraga.
Kesimpulan
Atas absennya pertandingan tahun ini, sangat disayangkan kita tidak bisa menyaksikan mereka berduel. Apakah ini akhir dari era? Hanya waktu yang bisa menjawab. Namun satu hal yang pasti, momen-momen yang mereka ciptakan sepanjang karir sangatlah memukau bagi dunia basket.
(BA/GN)
sumber : nypost.com
Leave a comment