Masalah yang Menghantui Cleveland Cavaliers Musim Ini
Setelah mencatatkan 64 kemenangan pada musim 2024-25, diawali dengan terobosan 15-0 di bawah pelatih Kenny Atkinson, Cleveland Cavaliers tidak merasakan kesenangan yang sama di musim ini. Dengan catatan 17-16, Cavs sempat mengalami penurunan performa sebelum akhirnya meraih dua kemenangan penting melawan San Antonio Spurs dan Phoenix Suns, yang memberikan harapan baru menjelang Tahun Baru.
Kekhawatiran yang Tak Terduga
Salah satu kekhawatiran terbesar terkait penurunan performa Cavaliers adalah kurangnya diagnosis yang jelas. Ada yang mengaitkan masalah ini dengan pelatih Atkinson, meskipun ia memiliki rekam jejak yang cukup baik sebagai pelatih. Darius Garland juga mengalami cedera yang membuatnya tak mendapatkan bentuk terbaiknya, walaupun ia tetap menyumbang rata-rata 17 poin per pertandingan dalam 19 laga terakhir.
Produksi Pemain yang Tak Stabil
Lonzo Ball, yang diharapkan bisa memberikan kontribusi maksimal, belum menunjukkan performa yang diinginkan. Namun, apakah adil jika kita hanya menyalahkan seorang pemain cadangan atas penurunan kualitas tim secara keseluruhan? Jelas, Cavaliers memerlukan kontribusi yang lebih konsisten dari pemain selain Donovan Mitchell, yang saat ini mencetak rata-rata 29,7 poin per pertandingan.
Pandangan Expert tentang Masalah Cavs
Rob Mahoney dari The Ringer baru-baru ini berbicara tentang masalah misterius yang melanda Cleveland. Dalam podcast The Bill Simmons Podcast, ia menyatakan, “Musim ini telah terasa kelam dan melelahkan bagi wilayah Cleveland. Meskipun banyak pemain yang cedera, kembali masuknya mereka nantinya tentu akan membantu.”
Mahoney menambahkan bahwa ada kemungkinan ada sesuatu yang sulit diperbaiki dalam tim ini. “Mungkin ada sesuatu yang tidak berfungsi dan takkan baik kembali lagi. Makin cepat kita menyadari ini, mungkin akan lebih baik,” ujarnya.
Harapan Masih Ada
Di sisi positifnya, musim masih tergolong muda dan Cavs memiliki 47 pertandingan tersisa untuk membangun momentum dari kemenangan melawan Spurs. Momen ini bisa menjadi titik balik penting bagi tim.
Ingat, NBA adalah sebuah maraton. Selama Cavaliers dapat tetap bersaing untuk posisi enam besar di bulan Januari dan Februari, mereka tidak akan terlalu terpengaruh oleh performa medioker yang sedang mereka alami. Mengingat kelemahan di kompetisi Eastern Conference tahun ini, jika ada waktu untuk mengalami “sophomore slump” di bawah Atkinson, mungkin inilah saatnya.
(BA/GN)
sumber : kingjamesgospel.com
Leave a comment