Jokic dan Permainan All-Star NBA yang Minim Aksi
Bintang Denver Nuggets, Nikola Jokic, memang dikenal bukan sebagai penggemar berat NBA All-Star Game. Namun, dampaknya terhadap acara tahun ini malah mencuri perhatian dalam cara yang negatif.
Minimnya Aksi dari Jokic
Setelah kembali bermain dari cedera yang cukup lama, banyak yang bertanya-tanya seberapa besar kontribusi Jokic di pertandingan All-Star. Ia hanya bermain selama lima menit di game pertama turnamen round-robin, dan tidak tampil lagi setelahnya. Rekan sesama bintang Eropa, Luka Doncic dari Los Angeles Lakers, mengikuti jejak Jokic dengan hanya mencatatkan lima menit bermain total, termasuk tidak bermain di pertandingan kedua.
Pernyataan Anthony Edwards
Anthony Edwards dari Minnesota Timberwolves, yang dinobatkan sebagai MVP All-Star, langsung menyoroti Jokic dan Doncic setelah pertandingan. Ia menyatakan, “Tanpa bermaksud merendahkan Luka dan Jokic, mereka adalah dua dari pemain terbaik di liga. Mereka tidak berusaha untuk bermain di All-Star Game ini.”
“Tanpa bermaksud merendahkan Luka dan Jokic, mereka adalah dua dari pemain terbaik di liga. Mereka tidak berusaha untuk bermain di All-Star Game ini.” — Anthony Edwards
Kinerja Jokic di All-Star
Tahun ini menandai penampilan kedelapan Jokic di All-Star, dan ia memang dikenal tidak menunjukkan banyak usaha di acara ini. Meskipun ada upaya lebih dari pemain lain, seperti Victor Wembanyama dari San Antonio Spurs, Jokic dan Doncic tampak lebih banyak duduk di bangku cadangan.
Dalam lima menit bermain, Jokic tidak mencetak poin dan hanya berhasil merebut dua rebound, melewatkan satu tembakan. Sementara itu, Doncic mencetak dua poin dan dua assist dari tiga percobaan tembakan. Ketidakhadiran mereka juga mempengaruhi tim dunia yang sudah kehilangan Giannis Antetokounmpo dan Shai Gilgeous-Alexander karena cedera.
Alasan di Balik Minimnya Aksi
Namun, perlu dicatat bahwa keterbatasan aksi dari Jokic dan Doncic lebih disebabkan oleh masalah cedera yang baru saja mereka alami, bukan karena ketidakminatan di All-Star Game. Jokic yang mengalami cedera lutut dan pergelangan tangan merasakan pentingnya untuk tidak memaksakan diri.
Tentang All-Star Game yang Semakin Santai
All-Star Game NBA tampaknya bertransformasi menjadi pertandingan eksibisi tanpa tekanan, membuat Jokic tak perlu memaksakan diri untuk bermain jika sudah menghadapi berbagai cedera.
Dampak untuk Tim dan Pemain
Keputusan Jokic untuk tidak bermain optimal mencerminkan kondisi yang lebih luas dalam liga, di mana banyak pemain lain juga memilih untuk tidak berkompetisi sepenuhnya. Ini menunjukkan bahwa kompetisi seperti All-Star Game perlu mendapatkan perhatian lebih agar bisa kembali menarik dan kompetitif.
(BA/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment