Stephen Curry Alami Cedera Saat Warriors Takluk dari Pistons
Malam buruk bagi Stephen Curry berakhir mendadak saat Golden State Warriors menyerah 124-131 dari Detroit Pistons di Chase Center. Bintang berusia 37 tahun ini terpaksa meninggalkan lapangan di kuarter ketiga setelah merasakan ketidaknyamanan pada lutut kanan, menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar dan rekan-rekannya.
Aksi Pertandingan
Curry tampil mengesankan dengan mencetak 23 poin dan beberapa tembakan tiga angka sebelum terjatuh pada drive ke ring di kuarter ketiga yang kembali memperparah cedera lututnya. Setelah menyelesaikan permainan meski mendapat kontak, ia terlihat terbata-bata dan kesakitan, dan segera menuju ruang ganti tanpa kembali bermain.
Masalah Lutut yang Tak Baru
Ini bukan kali pertama Curry mengalami masalah lutut. Ia sudah berjuang melawan rasa sakit di lutut kanannya selama seminggu terakhir dan sempat tercatat dalam laporan cedera Warriors setelah lututnya membengkak usai sesi latihan individu.
Komentar Pelatih
Pelatih Warriors, Steve Kerr, memberikan pernyataan menyusul pertandingan, “Saya rasa dia baik-baik saja. Ini tidak mengkhawatirkan, tapi kami akan memberikan pembaruan [hari Sabtu]. Cedera ini sudah menjadi gangguan baginya akhir-akhir ini.”
Reaksi Pemain
Forward Warriors, Gui Santos, juga memperhatikan masalah yang dialami Curry. “Saya melihat Steph berjalan pincang sedikit sejak akhir kuarter pertama. Dia sempat melakukan And-1, tetapi telah pincang sebelum itu. Saya bilang, ‘Kau hebat, bisa melakukan itu dengan satu kaki?’”
Pertandingan dan Dampaknya
Mengenai pertandingan, yang berakhir dengan kemenangan Pistons, Kerr menyampaikan, “Saya menyukai perjuangan kompetitif dari pemain kami. Mereka memberikan kesempatan kepada kami. Itu tim yang hebat, jelas merupakan tim nomor satu di Timur. Kami hanya tidak mampu melewati rintangan.”
Pembaharuan tentang kondisi Curry diharapkan akan diumumkan pada hari Sabtu. Setiap cedera yang dialami bintang Warriors ini berpotensi berpengaruh besar terhadap performa tim, terutama menghadapi kompetisi yang semakin ketat.
(BA/GN)
sumber : en.as.com
Leave a comment