Steph Curry Hadapi Masalah Lutut yang Serius

Steph Curry telah memimpin Golden State Warriors meraih empat gelar NBA.
Golden State Warriors sedang mengelola cedera lutut yang dialami Stephen Curry selama beberapa minggu terakhir.
Dalam sebuah pengakuan yang diungkapkan oleh analis ESPN, Richard Jefferson, di podcast Road Trippin’, terungkap betapa tidak nyamannya Curry. Jefferson yang menyaksikan pertandingan Warriors melawan Lakers menjelang jeda All-Star, melihat Curry berdiri dan memberi dukungan kepada rekan-rekannya sepanjang pertandingan. Dia menyebut itu sebagai tanda kepemimpinan yang luar biasa.
Curry kemudian memberi tahu Jefferson tentang kondisi sebenarnya. “Dia bilang, ‘Ya, karena jika saya duduk, itu sakit,’” ungkap Jefferson. Hal ini menunjukkan bahwa Curry menghadapi kesulitan yang signifikan dengan cedera lututnya.
Kondisi Lutut Curry Menurut Jefferson
GettyESPN NBA analis Richard Jefferson.
Jefferson menjelaskan, “Saya seperti, ‘Lihatlah Steph, betapa hebatnya dia sebagai rekan setim,’ hanya memberi semangat kepada temannya. Tetapi kemudian dia memberitahuku bahwa berdiri lebih nyaman daripada duduk.” Ini adalah detail yang sangat memberikan gambaran tentang cedera yang dialami Curry.
Cedera yang dikenal sebagai sindrom lutut pelari (runner’s knee) ini membuatnya merasa sakit tidak hanya saat bertanding, tetapi juga saat beristirahat. Ia telah melewatkan enam pertandingan akibat cedera ini dan terpaksa menghentikan usahanya untuk bermain sebelum jeda All-Star. Setelah periode ini, Curry mencoba kembali berlatih, tetapi tidak berhasil. MRI kedua menunjukkan tidak ada kerusakan struktural, tetapi ada memar tulang. Warriors mengumumkan bahwa dia akan dievaluasi kembali dalam 10 hari.
Pentingnya Kesehatan Curry untuk Warriors
GettySteph Curry dari Golden State Warriors adalah juara NBA empat kali.
Kesehatan Curry sangat penting menjelang playoff. Saat ini, Golden State menduduki posisi kedelapan di Wilayah Barat dengan catatan 29-27. Mereka sudah kalah dalam 11 pertandingan tanpa adanya Curry di lapangan. Tanpa kehadirannya, serangan tim cenderung terhenti.
Namun, pemulihan cepat tidak dapat dipaksakan jika sampai menyebabkan rasa sakit, sebagaimana diakui oleh Jefferson. Sindrom lutut pelari memerlukan istirahat dan manajemen peradangan. Warriors telah mengambil pelajaran dari pengalaman sebelumnya ketika Curry mencoba bermain tetapi terpaksa keluar dari pertandingan lebih awal.
Curry akan dievaluasi kembali pada 1 Maret dengan kemungkinan untuk kembali pada 2 Maret melawan Los Angeles Clippers. Sementara itu, Warriors terus memprioritaskan pemulihan dan kenyamanan pemain bintang mereka.
Kata Penutup untuk Warriors
Kisah yang dibagikan oleh Richard Jefferson memberikan pemahaman lebih dalam tentang kesulitan yang dihadapi Curry. Ia berdiri selama pertandingan karena posisi duduk justru memperburuk rasa tidak nyaman di lututnya. Warriors mengambil pendekatan yang hati-hati dalam proses pemulihan Curry. Saat menghadapi cedera seperti ini, yang memerlukan perhatian serius terhadap peradangan dan rasa sakit, prioritas mereka adalah memastikan Curry sepenuhnya pulih saat yang paling penting tiba.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment