Perkembangan Steph Curry: Dari Shooter ke Pemain Multidimensi
Statistik menunjukkan bahwa Steph Curry adalah penembak terbaik sepanjang masa. Namun, ada kalanya kritikus menilai dia hanya sebagai pemain satu dimensi. Dikenal dengan tembakan tiga angka yang akurat, Curry juga dianggap lemah dalam bertahan. Kini, hal tersebut sudah berubah, dan mantan rivalnya, Chris Paul, yakin bahwa Curry telah meningkatkan kemampuan bertahannya.
Perseteruan yang Panjang
Paul dan Curry sudah bertemu di berbagai pertandingan playoff Konferensi Barat. Pertarungan ini dimulai ketika CP3 masih bersama Los Angeles Clippers, kemudian berlanjut saat dia bergabung dengan Houston Rockets yang diperkuat oleh James Harden. Kini, mereka bersatu sebagai rekan setim di musim 2023-2024 setelah Paul pindah ke Bay Area.
Dominasi di Playoff
Dalam banyak pertemuan tersebut, Curry sering keluar sebagai pemenang, meraih tiga gelar NBA dari lima final yang dilakoni antara 2015 hingga 2019. Keterampilan menembaknya menjadi senjata utama dalam perjalanan meraih gelar tersebut. Namun, Curry tidak ingin menjadi beban dalam hal pertahanan, sehingga ia berkomitmen untuk memperbaiki aspek ini dalam permainannya.
Dampak Terhadap Tim
Peningkatan kemampuan bertahan Curry dapat memperkuat timnya di musim-musim mendatang, terutama saat bersaing di playoff yang semakin ketat. Kerja kerasnya dalam memperbaiki diri tentu akan membawa dampak positif, baik bagi dirinya maupun bagi tim yang dibelanya.
(BA/GN)
sumber : www.yardbarker.com
Leave a comment