Medjedovic Tunjukkan Mental Juara di Rome
Juara mantan NextGen ATP Finals, Hamad Medjedovic dari Serbia, mengungkapkan kecintaannya pada Novak Djokovic sebagai salah satu idolanya. Pada Sabtu malam di Rome, pemain berusia 22 tahun itu memberikan respons yang layak di hadapan pendukung setia lawannya, Joao Fonseca.
Jalannya Pertandingan
Setelah kehilangan set pertama dari Fonseca, Medjedovic bangkit di set kedua dan memimpin 4-1 di set penentuan. Situasi semakin tegang saat malam di Rome, baik antara kedua pemain maupun antara Medjedovic dan penonton, yang berusaha mendorong Fonseca kembali ke jalur kemenangan. Fonseca berhasil merebut dua kali break, menyelamatkan match point di game kesepuluh, dan sempat unggul 6-5 saat keduanya duduk di istirahat akhir pertandingan.
Reaksi Pemain
Seiring dengan semakin ketatnya skor, sorakan penonton yang mendukung Fonseca semakin nyaring, yang membuat Medjedovic merasa kurang nyaman. Dia bahkan terdengar mengatakan kepada wasit kursi, Jimmy Pinoargote, “Tolong mereka diam dan biarkan saya servis. Saya akan bermain.” Sang wasit pun menjawab dengan tenang, “Dengarkan, akan ada banyak suara. Beberapa orang akan berbicara. Saya berusaha sebaik mungkin untuk mengatur mereka. Teruslah bermain. Kamu harus bermain.”
Dampak Pertandingan
Dengan penampilan yang menunjukkan mental juara, Medjedovic tidak hanya menghadapi lawannya di lapangan, tetapi juga tekanan dari pendukung lawan. Kemenangan atau kekalahan dalam pertandingan seperti ini bisa menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan kariernya, terutama saat meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
(BA/GN)
sumber : www.tennis.com
Leave a comment