Steve Kerr Dihukum, Sang Ibu Merasa Kecewa
SAN FRANCISCO – Pelatih Golden State Warriors, Steve Kerr, mendapati dirinya dalam situasi tak mengenakkan setelah diusir dari pertandingan melawan Los Angeles Clippers pada Senin malam. Kejadian ini membuat ibunya, Ann Kerr, merasa sangat kecewa.
Kejadian yang Mengganggu
Ibu dari pelatih berusia 60 tahun ini tidak setuju dengan tindakan anaknya yang diusir di akhir kuarter keempat saat Warriors kalah dengan selisih satu poin. Tindakan Kerr dianggap berlebihan ketika dia berusaha mengonfrontasi wasit John Collins terkait keputusan yang tidak memihak, yang dianggapnya sebagai pelanggaran goaltending yang jelas.
“Yang menjengkelkan adalah ibuku sangat kecewa padaku,” ungkap Kerr setelah sesi latihan menjelang laga melawan Milwaukee Bucks. “Dia ada di sana dan tampak sangat terkejut. Dia bertanya apakah aku akan memukul wasit. Aku bilang, ‘Bu, saya tidak pernah memukul siapa pun dalam hidup saya,’ dan dia menjawab, ‘tapi sepertinya kamu mau memukulnya, kenapa banyak pria menahanku?’ Semua itu bagian dari dramatik permainan, dia tidak mengerti. Aku sedikit khawatir dia berpikir aku benar-benar ingin memukul seseorang.”
Tanggapan Pemain
No one was more disappointed with Steve Kerr’s ejection on Monday than his mom.
“She was at the game, she looked horrified afterwards. She asked me if I was going to hit the ref.” pic.twitter.com/WBJqXo605v
— KNBR (@KNBR) January 8, 2026
Kerr menerima dua hukuman teknik berturut-turut dan ini menjadi ejeksi kelima dalam karirnya. Draymond Green, salah satu pemainnya, mengungkapkan kebahagiaannya karena ibunya menegur Kerr. “Aku senang ibuku mengingatkannya, itu bagus,” ujarnya.
Momen Reaksi dan Pembelajaran
Pemain bintang tim, Stephen Curry, juga memberikan pandangannya. Dia menganggap bahwa meskipun reaksinya mengecewakan ibunya, itu menunjukkan semangat juang yang diperlukan oleh tim. “Kami butuh semangat itu, jadi Bu Kerr, kami memaafkannya,” kata Curry.
Pelatih Bucks, Doc Rivers, juga memberikan komentar terkait ejeksi Kerr. Dia menjelaskan bahwa setiap pelatih pasti pernah mengecewakan ibunya, dan pengalaman itu mengingatkannya pada momen serupa dalam kariernya.
Kesimpulan
Steve Kerr harus menghadapi konsekuensi dari emosinya di lapangan, namun insiden ini menunjukkan bagaimana perhatian keluarga dapat berperan dalam kehidupan seorang pelatih. Dengan laga melawan Milwaukee Bucks yang akan datang, Kerr diharapkan dapat lebih mengendalikan emosinya demi tim dan keluarganya.
(BA/GN)
sumber : www.nba.com
Leave a comment