Home Basket NBA Jokic’s tantangan jadi pelajaran berharga untuk Cunningham dan Pistons.
NBA

Jokic’s tantangan jadi pelajaran berharga untuk Cunningham dan Pistons.

Share
Jokic's tantangan jadi pelajaran berharga untuk Cunningham dan Pistons.
Share

Kembalinya Cade Cunningham dan Tantangan bagi Pistons

Detroit Pistons berharap untuk mendapatkan kembali Cade Cunningham sebelum playoff dimulai, menambah kesuksesan mereka baru-baru ini. Namun, situasinya bisa jadi tidak semudah itu. Sebelumnya, Denver Nuggets mengalami hal serupa ketika Nikola Jokic cedera. Meskipun Jokic kembali, tim justru menghadapi beberapa kesulitan setelahnya. Pistons, yang kini telah memastikan posisi pertama, memang dapat beristirahat, namun mereka mungkin akan menghadapi masalah yang tak terduga saat mengembalikan semua pemain ke lapangan.

Kembalinya Jokic Tidak Langsung Menguntungkan Nuggets

Nuggets merasa memiliki momentum yang baik setelah menyelesaikan pertandingan tanpa Jokic dengan catatan 10-6. Ini menjadi sinyal positif bagi tim yang biasanya kesulitan tanpa pemain MVP mereka. Namun, setelah Jokic kembali, Nuggets hanya mampu meraih 9 kemenangan dan 11 kekalahan dalam 20 pertandingan awal.

Alih-alih mendapatkan dorongan instan, Nuggets justru mengalami masalah dalam masalah kimia karena perubahan gaya permainan untuk mengakomodasi peran Jokic. Seperti halnya Jokic, Cade adalah pemain yang mendominasi permainan saat berada di lapangan. Ketika kedua bintang ini absen, pemain lain mengambil alih peran mereka dan tim harus mengadopsi sistem baru yang melibatkan lebih banyak pergerakan bola.

Pistons Memerlukan Waktu Penyesuaian Bersama Cade

Menambahkan pemain dominan seperti Cade ke dalam sistem permainan yang bebas dapat menjadi tantangan tersendiri. Sejak kepergian Cade karena cedera, Pistons mencatat rata-rata 31 assist per pertandingan dengan rekor 9-2 selama periode tersebut. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata musim mereka yang hanya 27,5, karena tim terpaksa lebih banyak mengoper bola saat Cade tidak bermain.

Tentunya, ini tidak berarti Cade menghalangi kemajuan serangan, namun perubahan gaya bermain yang terjadi cukup signifikan. Mantan rekan setimnya kini mendistribusikan kontribusi skor dan playmaking secara lebih merata. Ketika Cade kembali, mungkin saja kontribusi mereka akan berkurang saat peran mereka beradaptasi kembali.

Baca juga:  Jersey Final NBA 2022 Curry Pecahkan Rekor Penjualan!

Sayangnya, waktu cedera Cade menjadi kendala bagi Pistons dalam mengintegrasikannya kembali sebelum playoff. Pembaruan cedera terbaru menyebutkan, ia bisa kembali paling cepat pada 9 April, menyisakan hanya dua pertandingan di musim reguler. Dengan mempertimbangkan waktu untuk kembali ke kondisi puncak, ada kemungkinan Cade belum 100% siap saat playoff dimulai.

Menambah waktu untuk membangun kembali chemistry dengan tim hanya akan memperlambat kesiapan Cade di tahap playoff. Pistons perlu berhati-hati dalam proses pengembalian superstar mereka menjelang musim pasca musim.

(BA/GN)
sumber : pistonpowered.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Lindy Waters III gelar klinik basket untuk pemuda pribumi di San Antonio!
NBA

Lindy Waters III gelar klinik basket untuk pemuda pribumi di San Antonio!

Lindy Waters III mengadakan klinik basket di San Antonio, memberi kesempatan kepada...

NBA

VIDEO CLIPPERS at KINGS | FULL GAME HIGHLIGHTS | April 5, 2026

Judul: CLIPPERS di KINGS | HIGHLIGHT PERMAINAN PENUH | 5 April 2026...

Sonya Curry kembali berbagi pesan religius setelah hiatus di media sosial.
NBA

Sonya Curry kembali berbagi pesan religius setelah hiatus di media sosial.

Sonya Curry kembali aktif di media sosial setelah hiatus, membagikan pesan religius...

Vucevic Kembali, Queta Perkuat Kasus Pemain Paling Berkembang!
NBA

Vucevic Kembali, Queta Perkuat Kasus Pemain Paling Berkembang!

Vucevic kembali memperlihatkan kehebatannya di lapangan, sementara Queta semakin memperkuat posisinya sebagai...