Dallas Mavericks Perkuat Tim dengan Ryan Nembhard, Tapi Masalah Guard Masih Belum Terselesaikan
Dallas Mavericks berhasil mencapai salah satu target mereka musim ini dengan mengontrak Ryan Nembhard dengan kontrak standar. Langkah ini sangat diperlukan, mengingat Nembhard, yang merupakan rookie, telah menunjukkan performa lebih baik dibandingkan kontrak dua-arah yang dia miliki. Mavericks sangat membutuhkan sosok guard yang memiliki sifat tak egois. Namun, penandatanganan ini tidak sepenuhnya menyelesaikan masalah posisi guard di tim.
Perlunya Stabilitas di Posisi Point Guard
Dallas kesulitan menemukan point guard yang konsisten untuk mengisi kekosongan akibat absennya Kyrie Irving sepanjang musim ini. Banyak permasalahan yang muncul karena keputusan kurang tepat yang diambil organisasi. Dimulai dengan mengembalikan Spencer Dinwiddie musim lalu, kemudian berharap Dante Exum akan memperbaiki situasi. Tak lama setelah itu, Mavericks mencoba mendatangkan D’Angelo Russell dengan harapan bisa mengembalikan performanya yang terbaik.
Sayangnya, ketiga pemain tersebut tidak mampu menjadi solusi ideal yang dibutuhkan. Hal ini menjadi tugas besar bagi Mavericks untuk mencari penyelesaian sebelum musim mendatang. Saat ini, Nembhard merupakan satu-satunya point guard yang terikat kontrak untuk musim depan (selain Kyrie Irving), sementara Brandon Williams akan menjadi agen bebas setelah musim ini. Williams mungkin akan kembali jika Mavericks memperbaharuinya, namun duo Nembhard dan Williams tidak cukup untuk mengatasi masalah posisi guard di tim.
Dallas Harus Menemukan Solusi Tepat untuk Masalah Guard
Bagi Mavericks, baik Nembhard maupun Williams adalah tambahan yang bagus bagi penyerangan tim. Keduanya memiliki kemampuan untuk dengan cepat memengaruhi jalannya permainan berkat IQ permainan yang tinggi dan permainan cepat mereka.
Contohnya, Williams merupakan guard yang cepat, dengan kecepatan dan kelincahan yang membuatnya menjadi ancaman. Nembhard, di sisi lain, adalah pengendali bola yang sangat baik dan pengambil keputusan yang percaya diri. Namun, ada satu masalah: Keduanya belum memiliki dasar yang cukup untuk menjadi point guard andalan yang dapat bermain dalam durasi lama di tim playoff, karena mereka masih merupakan pemain dalam tahap pengembangan.
Mereka bukanlah starter harian yang mampu memimpin unit utama dalam 82 pertandingan. Permainan mereka lebih mirip dengan pemain impact kecil seperti J.J. Barea, yang berhasil dalam situasi tertentu. Faktanya, mereka kurang memiliki ukuran dan kelebihan yang diperlukan untuk menggantikan peran Irving.
Kyrie Irving Tak Bisa Melakukan Segalanya Sendirian
Kyrie Irving adalah guard generasi yang mampu memberikan dampak langsung. Ia dikenal sebagai pengendali bola yang hebat dan memiliki kemampuan untuk membuat lawan kesulitan dalam situasi isolasi. Kemampuannya untuk mencetak poin dengan berbagai cara juga patut dicatat, dan para penggemar Mavericks sangat menantikan kembalinya ia ke lapangan.
Salah satu pencapaian menonjol Irving adalah tembakan tiga angka yang tinggi. Musim lalu, ia menembak 40,1 persen dari jarak jauh, yang menjadi tantangan tersendiri bagi para defender. Bukti lain bisa dilihat dari penampilan hebatnya di Final NBA 2016.
Visi permainan Irving juga tak tertandingi, ia mampu melihat peluang tinggi untuk menciptakan kesempatan bagi rekan setimnya. Ini diharapkan bisa terwujud ketika ia kembali berkolaborasi dengan Cooper Flagg di awal musim 2026-27 mendatang.
Namun, sampai saat itu tiba, Mavericks harus menemukan guard yang mampu membaca permainan dengan baik dan memiliki akurasi tembakan tinggi. Mereka perlu mencari sosok yang mampu mereplikasi kesuksesan Irving dan memberi kedalaman lebih pada posisi backcourt tim.
Beberapa opsi yang bisa dijajaki termasuk agen bebas, di mana pemain seperti Coby White dan Collin Sexton akan menjadi agen bebas. Alternatif lainnya adalah mendraf guard muda seperti Darryn Peterson dari Kansas. Kemampuan ofensif Peterson bisa dengan mudah meniru gaya permainan Irving, dan permainan Peterson bisa menjadi pelengkap yang sempurna untuk Flagg.
Apapun keputusan Mavericks, yang jelas mereka sangat membutuhkan backup guard. Nembhard dan Williams (jika mereka memperbaharuinya) tidak akan cukup, dan Mavericks harus memperhatikan masalah ini serius dalam periode agen bebas dan draf.
Penggemar Mavs hanya bisa berharap musim panas ini tim mendapatkan keberuntungan lebih baik, mengingat sejarah tidak berpihak pada mereka.
(BA/GN)
sumber : thesmokingcuban.com
Leave a comment