Jarrett Allen, Pebasket Cleveland Cavaliers yang Mencari Sepatu Sihirnya
Jarrett Allen, pusat tim Cleveland Cavaliers, tengah menghadapi tantangan besar. Allen yang dikenal dengan afro khasnya dan penampilan yang mengingatkan kita pada masa lalu basket, kini berada dalam situasi sulit. Allen masuk NBA pada 2017 setelah terpilih oleh Brooklyn Nets, dan sejak itu ia selalu mengenakan sepatu Nike Kyrie 3 TB Black White, model yang telah menjadi bagian integral dalam karirnya.
Sepatu Ikonik yang Menggantikan Kenangan
Sejak debutnya, Allen tidak pernah terlihat tanpa sepatu tersebut. Ia menganggap ikatan ini sebagai kombinasi dari kenyamanan dan ketekunan. Namun, setelah menjalani 620 pertandingan, termasuk penampilan All-Star pada 2022, Allen mengungkapkan perasaannya. “Saya sedang berada pada pasang terakhir,” ungkapnya dengan nada sedih. “Setiap kali saya menemukan di internet, saya langsung membelinya, tetapi saya belum menemukan pasang baru selama 1,5 tahun terakhir. Jadi, mungkin akhirnya akan berakhir dengan sepatu ini.”
Keterbatasan Ukuran dan Pilihan
Ukuran sepatu Allen yang mencapai 17 menjadi kendala. Model sepatu yang ia cintai dirilis pada tahun 2017 dan belum pernah diproduksi ulang. Nike tidak memproduksi banyak sepatu ukuran besar karena permintaan yang lebih tinggi untuk ukuran biasa. Dengan demikian, masa depannya bersama Kyrie 3 tampaknya semakin mendekati akhir.
“Saya memiliki warna lain dari sepatu yang sama, tetapi yang hitam-putih benar-benar menyentuh jiwa saya,” kata Allen. “Saya berlatih dengan Kyrie 8 atau yang lainnya, untuk menjaga sepatu ini tetap awet.”
Perbedaan Antara Pemain
Di NBA, hubungan antara pemain dan sepatu sangat bervariasi. Beberapa pemain memiliki kontrak khusus sepatu, dan beberapa di luar lapangan adalah penggemar sneaker. Sebagian pemain mengenakan 10 hingga 50 pasang sepatu dalam satu musim, tergantung pada kenyamanan dan kepercayaan diri mereka.
Detroit Pistons, Cade Cunningham, dan Chicago Bulls, Josh Giddey, mengungkapkan mereka menggunakan sekitar 60 pasang sepatu setiap musim, berkat akses yang lebih besar melalui endorsement mereka.
Sneaker dan Nostalgia
Saat mengakhiri kariernya dengan sepatu, beberapa pemain memilih untuk menyimpan sepatu di rumah atau memberikan kepada orang-orang terdekat. Mike Conley dari Minnesota Timberwolves memiliki kotak sumbangan di fasilitas latihan untuk memberikan sepatu yang telah mereka kenakan.
Sementara itu, Cunningham, Hart, dan Naz Reid memiliki kesamaan dalam penggunaan sepatu. Mereka lebih memilih untuk mencoba sepatu baru sebelum memakainya dalam pertandingan, untuk menghindari ketidaknyamanan.
Menghadapi Masa Depan
Jarrett Allen kini berharap agar ada seseorang di luar sana yang menyimpan sepatu Kyrie 3 hitam-putihnya. Momen berharga ini adalah bagian dari identitasnya di lapangan. “Saya keras kepala dalam hal ini,” kata Allen. “Ini bagian dari diri saya.”
Dampak dari keadaan ini tidak hanya untuk Allen, tetapi juga mencerminkan hubungan mendalam antara pemain dan sneaker mereka. Sepatu bukan hanya perlengkapan, tetapi juga simbol perjalanan karir dan momen emosional yang tak terlupakan.
(BA/GN)
sumber : www.nba.com
Leave a comment