Potensi Norman Powell untuk Lakers di Musim 2026-27
Los Angeles Lakers diproyeksikan akan memasuki musim 2026-27 dengan komposisi backcourt yang mengesankan, dipimpin oleh Luka Doncic dan Austin Reaves. Meskipun kedua pemain ini sangat berbakat, kebutuhan akan satu pemain perimeter ketiga yang mampu mencetak poin menjadi sangat krusial.
Pentingnya Penambahan Pemain Perimeter
Kurangnya kemampuan tembakan tiga angka yang konsisten menjadi masalah serius bagi Lakers. Oleh karena itu, Norman Powell seharusnya menjadi salah satu target yang diperhitungkan oleh Rob Pelinka dalam offseason ini.
Tantangan Negosiasi Kontrak
Menemukan kontrak yang ideal untuk Powell bisa menjadi kendala, mengingat usia 33 tahun dan performa yang sangat baik pada musim lalu. Hal ini membuatnya kemungkinan besar meminta gaji yang cukup tinggi, yang bisa jadi melebihi anggaran Lakers.
Peluang Kontrak Jangka Pendek
Jika Powell bersedia menerima kesepakatan jangka pendek yang menguntungkan kedua belah pihak, maka Lakers sebaiknya tidak menutup kemungkinan untuk merekrutnya bergabung dengan Doncic dan Reaves.
Statistik dan Kemampuan Tembakan
Powell adalah shooter tiga angka yang sangat efektif, mencatatkan akurasi 40,8 persen dari 5,5 percobaan per game sejak 2018-19. Selain itu, ia juga merupakan pencetak poin yang terbukti, dengan rata-rata minimal 21,7 poin per game dalam dua musim terakhir pada dua tim yang masing-masing meraih minimal 43 kemenangan.
Alternatif Pengganti LeBron James
Mengingat kemungkinan kehilangan kontribusi skor dari LeBron James, merekrut Powell dengan gaji yang lebih ringan bisa jadi solusi yang ideal untuk Lakers.
Keunggulan Powell di Lapangan
Powell menjadi incaran karena Lakers tercatat di peringkat terbawah dalam hal tembakan catch-and-shoot tiga angka pada 2025-26. Dalam musim lalu, Powell rata-rata menghasilkan 1,7 tembakan per game dengan akurasi 40,2 persen, dan 1,8 dengan akurasi 45,2 persen di musim 2024-25.
Paduan yang Ideal di Lakers
Di Los Angeles, Powell bisa berperan sebagai spesialis tembakan tiga angka yang dapat bermain baik dengan bola maupun tanpa bola, serta tetap menjadi ancaman saat menyerang. Selama musim 2025-26, ia mencatatkan akurasi 56,9 persen dari 9,9 percobaan drive per game.
Kemampuan Pertahanan yang Solid
Meski tingginya hanya 6’3″, Powell memiliki berat 215 pon dan rentang sayap 6’10.75″, yang membantunya tampil lebih baik dalam bertahan. Data menunjukkan bahwa ia menempati peringkat ke-79 dalam pertahanan isolasi perimeter dan ke-74 dalam pertahanan off-ball pada musim lalu.
Kesimpulan
Jika Lakers dapat merundingkan kesepakatan yang membatasi risiko jangka panjang, Powell layak untuk dipertimbangkan sebagai opsi ambisius pada offseason ini. Mencari solusi ideal untuk melengkapi komposisi tim akan membawa Lakers semakin dekat menuju kesuksesan di musim mendatang.
(BA/GN)
sumber : lakeshowlife.com
Leave a comment