Lebron James dan Bronny James Catat Sejarah di Laga Lawan Nets
Los Angeles: LeBron James mencetak sejarah dalam pertandingan Jumat malam, dengan memberikan assist pertama yang melibatkan ayah dan anak di NBA. Di kuarter kedua dalam laga Los Angeles Lakers melawan Brooklyn Nets, LeBron memberikan umpan kepada Bronny James yang berhasil menembak 3-pointer.
Momen Spesial untuk Keluarga James
Bronny mengungkapkan, “Itu adalah momen spesial bagi kami berdua, dan ini baru permulaan,” setelah Lakers mengalahkan Nets dengan skor 116-99.
Keduanya bermain bersama dalam waktu yang berarti untuk pertandingan kedua berturut-turut. Bronny dan LeBron turun bersama di awal kuarter kedua, bermain selama hampir 4,5 menit. Dalam momen tersebut, LeBron mencetak layup setelah bertukar umpan dengan Bronny, yang kemudian berhasil melepaskan tembakan 3-pointer dari sedikit di belakang garis.
“Saya tidak menganggap ini remeh, kami hanya ingin menikmati momen di atas lapangan,” kata LeBron. “Ini sudah dua pertandingan berturut-turut kami bermain bersama, dan Bronny juga berhasil melakukan aksi lain. Saya terkepung, dan dia mampu mengecoh umpan ke sudut sebelum mengonversinya menjadi 3 poin. Ini adalah momen keren bagi kami dan juga bagi keluarga.”
Kilas Balik Kenangan Ayah dan Anak
Ketika berbicara tentang kesempatan bermain bersama, Bronny mengenang memori berharga antara dia dan LeBron.
“Kali terakhir saya bermain 1-on-1, saya tidak tahu apakah cerita ini sudah terungkap, tapi dia telah merusak papan di rumah kami di Miami,” cerita Bronny sambil tersenyum. Austin Reaves, yang mendengarkan dari locker sebelah, menimpali: “Karena kamu menang?” Bronny mengangguk sambil tersenyum lebih lebar. “Ya! Kamu bisa bilang begitu!” Reaves menambahkan, “Jangan lupa itu!”
Peluang Bermain dan Perkembangan Bronny
Bronny, yang baru memasuki musim keduanya bersama Lakers, sebagian besar mendapatkan menit bermain sebagai pemain cadangan, sambil sesekali berkumpul dengan tim G League. Dengan cedera yang dialami starting guard Marcus Smart dalam dua pertandingan terakhir, Bronny mendapatkan kesempatan untuk bermain lebih banyak melawan Indiana dan Brooklyn.
“Saya semakin sering berlatih, dan merasa lebih nyaman untuk menembak dari garis NBA,” ungkap Bronny. “Sekarang, saya bisa melakukan tembakan tanpa memikirkan hal lain. Hanya perlu terus berlatih dan fokus.”
Waktu bermain reguler di kedua liga ini membantunya mengasah kemampuan menyerangnya. LeBron menambahkan bahwa tembakan Bronny semakin kembali efektif setelah ia pulih dari kejadian sakit jantung saat berlatih di University of Southern California pada 2023.
“Dia kembali ke performa sebelum insiden itu,” kata LeBron. “Dia memang selalu bisa menembak dengan baik. Sekarang, dia hanya butuh kepercayaan diri, ritme, dan kekuatan untuk kembali. Semuanya mulai kembali seperti semula, jadi saya tidak terkejut melihatnya menembak dengan baik.”
Tampil Bersama di Laga NBA
LeBron dan Bronny menjadi ayah dan anak pertama yang bermain di NBA secara bersamaan, bahkan dalam satu tim. Meskipun Bronny memiliki peran sebagai pendukung, ia merasa bersyukur bisa belajar dan berkembang di bawah bimbingan ayahnya.
“Saya sudah ingin bermain basket seumur hidup saya,” ujar Bronny. “Saya tahu itu akan menjadi pekerjaan saya di suatu saat, dan sekarang semua ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Saya sangat bersyukur bisa bermain basket sebagai pekerjaan, dan saya menikmati setiap detiknya.”
Dengan pencapaian ini, baik LeBron maupun Bronny menunjukkan bahwa mereka berada di jalur yang tepat, tidak hanya dalam karier mereka, tetapi juga dalam mempererat ikatan keluarga di lapangan. Ini menjadi momen bersejarah bagi Lakers dan bagi dunia basket secara keseluruhan.
(BA/GN)
sumber : www.deccanchronicle.com
Leave a comment