Persiapan LeBron James Menjelang Pertandingan Back-to-Back
LeBron James berbagi informasi mengenai rutinitas kebugaran yang ia jalani sebelum tampil dalam pertandingan berturut-turut. Setelah menjalani dua pertandingan pertama di musim ini, LeBron berbicara dengan reporter NBA ESPN, Dave McMenamin, mengenai persiapannya menjelang pertandingan melawan Atlanta Hawks pada hari Selasa, 13 Januari.
Rutinitas Sebelum Pertandingan
“Saya bangun, lalu masuk ke dalam bak dingin. Setelah itu, saya masuk ke dalam kamar hiperbarik. Setelah dari sana, saya tidur sebentar,” kenang pemain berusia 41 tahun ini. “Kemudian, saya bermain [EA Sports PGA Tour] sebentar sambil melakukan Normatec di kaki selama 45 menit. Setelah itu, saya mandi, berpakaian, dan berangkat ke sini.”
Sesampainya di Crypto.com Arena, bintang Los Angeles Lakers ini mengikuti rutinitas hari pertandingan yang biasa, meskipun ketersediaannya untuk bermain malam itu masih diragukan.
Rutinitas Hari Pertandingan
“Setibanya di sini, saya melakukan rutinitas hari pertandingan yang normal: aktivasi, perawatan, rehabilitasi, peregangan, angkat beban, serta mempersiapkan mental sambil menonton TPG di TV,” kata LeBron.
Kondisi Setelah Persiapan
Pelatih LeBron, Mike Mancias, kemudian mengecek kondisi fisiknya. LeBron menjawab, “Saya rasa saya merasa cukup baik.” Ternyata ia tampil lebih dari baik dalam pertandingan tersebut, mencatatkan 31 poin, 10 assist, dan 9 rebound saat Lakers menang 141-116 atas Hawks.
Mentalitas dalam Pertandingan Berturut-turut
Keputusan LeBron untuk bermain dalam pertandingan berturut-turut mengikuti pernyataannya kepada para wartawan minggu lalu bahwa “setiap back-to-back untuk sisa musim ini masih dipertimbangkan.” Ia juga mengingatkan bahwa dia adalah yang bermain paling banyak menit dalam sejarah NBA.
Mindset ini selaras dengan pelatih Lakers, J.J. Redick, yang mengakui bahwa setiap pertandingan back-to-back akan dievaluasi secara kasus per kasus. “Kami berharap bisa membangunnya agar bisa bermain dalam back-to-back. Itulah tujuannya. Setiap back-to-back adalah kasus per kasus, itu adalah kenyataan NBA saat ini. Namun, kami ingin dia bisa bermain dalam back-to-back, begitu juga dia,” ungkap Redick.
Kesimpulan
Rutinitas dan ketekunan LeBron menunjukkan dedikasinya dalam menghadapi tantangan bermain di level tinggi, terutama pada usia yang sudah tidak muda lagi. Penampilannya yang luar biasa di lapangan menjadi bukti bahwa ia masih mampu bersaing di level atas, yang tentunya memberikan dampak positif bagi tim Lakers ke depannya.
(BA/GN)
sumber : www.complex.com
Leave a comment