Evaluasi Tim Los Angeles Lakers: Pelinkan dalam Sorotan

General Manager Rob Pelinka dari Los Angeles Lakers sedang memperhatikan saat konferensi pers di UCLA Health Training Center pada 25 September 2025 di El Segundo, California.
Los Angeles Lakers sedang berupaya menemukan cara realistis untuk bersaing meraih gelar NBA. Dengan trio mengesankan Luka Doncic, LeBron James, dan Austin Reaves, mereka memiliki potensi ofensif yang kuat. Namun, masalah defensif dan kekurangan kedalaman tim mengakibatkan kritik bahwa Lakers perlu melakukan beberapa langkah tambahan untuk menjadi ancaman yang nyata di wilayah Barat.
Seorang mantan scout Lakers mengungkapkan pandangannya secara anonim kepada Lakers Daily bahwa Pelinka merupakan masalah terbesar:
“Roster tahun ini sangat buruk dalam mendukung Luka, LeBron, dan Austin. Ini membuat mata saya sakit. Rob tidak tahu bagaimana cara membangun tim yang kompetitif. Ia lebih memilih untuk menghemat ruang gaji dan pilihan draft untuk tahun 2026 dan 2027, alih-alih berusaha mendatangkan pemain dua arah di musim ini ketika mereka tampil bagus?”
Kurangnya Kepercayaan Terhadap Rob Pelinka
Kutipan dari scout ini menyebutkan bahwa Pelinka sering kali mengambil keputusan yang keliru. Magic Johnson bahkan disebut sebagai seseorang yang sebaiknya memberi masukan kepada Lakers untuk mencari eksekutif bakset yang baru dalam era baru dengan Doncic sebagai wajah tim.
“Setelah bekerja dengan Rob sebelumnya, saya benar-benar tidak mempercayainya untuk membangun tim yang bisa meraih gelar juara di era Luka,” ujar mantan scout tersebut. “Mereka harus mencari eksekutif basket baru jika ingin memenangkan cincin dengan Luka. Saya berharap Magic telah menyampaikan hal ini kepada Mark [Walter].”
Di sisi lain, Pelinka menghadapi batasan signifikan di pasar perdagangan. Tim lawan hanya tertarik pada Dalton Knecht sebagai satu-satunya aset muda yang berharga, ditambah dengan veteran yang kurang berkontribusi. Walaupun Lakers dapat menawarkan beberapa pick draft putaran pertama yang jauh, Pelinka memilih untuk berhati-hati agar tidak kehilangan aset masa depan mereka.
Apakah Lakers Harus Mempertahankan Rob Pelinka?
Pelinika awalnya menduduki posisi eksekutif di Lakers karena kedekatannya dengan Kobe Bryant. Namun, latar belakangnya sebagai agen dianggap oleh beberapa orang tidak cukup untuk membuat keputusan penting di lapangan.
Meskipun Lakers berhasil meraih gelar NBA 2020 di bawah kepemimpinannya, banyak yang berpendapat bahwa LeBron dan Anthony Davis sebagai dua pemain utama dapat membawa banyak roster yang kurang sempurna menuju gelar.
Sejak itu, Lakers hanya berhasil mencapai satu Final Wilayah Barat, namun belum berhasil kembali ke Final NBA. Pelinka beruntung dalam perdagangan Luka, sehingga waktu sangat berharga. Los Angeles harus bersaing dalam beberapa tahun ke depan, atau masa depan Pelinka bisa terancam.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment