Analisis Pertandingan Antara Dallas Mavericks dan Memphis Grizzlies
Pertandingan yang berlangsung pada Jumat malam antara Dallas Mavericks (21-38) dan Memphis Grizzlies (22-36) tidak memberikan banyak nilai untuk dibahas. Penggemar mungkin mengira bahwa mereka sedang menyaksikan pertandingan NBA Summer League jika tidak melihat kalender yang masih menunjukkan bulan Februari.
Tampaknya, tidak ada pihak yang benar-benar ingin memenangkan pertandingan ini. Terutama Mavericks yang akhirnya kalah 124-105 di American Airlines Center. Penonton yang hadir disuguhkan permainan yang kurang memuaskan dari kedua tim. Ini adalah contoh nyata dari strategi tanking.
Pencapaian Individu
Cam Spencer memimpin skor untuk Grizzlies dengan 25 poin, mencetak 4 dari 8 tembakan 3 poin. Sedangkan Brandon Williams menjadi pencetak angka tertinggi untuk Mavericks dengan 16 poin dan delapan rebound. Berikut adalah beberapa statistik penting dari pertandingan yang seharusnya tidak terjadi.
6:02: Masa Keterpurukan Mavericks di Kuarter Pertama
Dallas menurunkan line-up yang tidak kompetitif melawan Grizzlies, menghasilkan periode 6:02 tanpa mencetak gol saat pertandingan. Khris Middleton membuka skor dengan tembakan dua angka dari jarak jauh pada menit ke-8:44, namun Mavericks gagal mencetak lagi hingga A.J. Johnson akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-2:42 dengan tembakan finger roll untuk mengubah skor menjadi 22-14.
Mavericks tertinggal 34-20 di akhir kuarter pertama dengan persentase tembakan hanya 25% dan lima kali kehilangan bola. Padahal, mereka sebelumnya cukup baik dalam memulai pertandingan dengan rata-rata tembakan 54% dalam tiga laga terakhir.
16 Poin: Statistik Pemeran Utama Olivier-Maxence Prosper
Olivier-Maxence Prosper, yang awalnya merupakan bagian dari Mavericks, kini membela Memphis dan sukses mencetak 16 poin dengan akurasi 7 dari 10 dalam pertandingan ini. Ini menjadi langkah signifikan bagi perkembangan dirinya setelah menyaksikan penampilannya yang berbeda sejak kemudian.
Prosper kini telah mencetak 13 poin atau lebih dalam enam dari delapan pertandingan terakhirnya. Meskipun pertumbuhan ini terjadi di tengah periode yang tidak biasa di NBA, kontribusinya tetap patut diperhatikan bagi mereka yang percaya pada potensinya.
36-15: Keunggulan Poin dari Turnover oleh Memphis
Mavericks melakukan 21 turnover dalam kekalahan ini, setelah sebelumnya juga melakukan 18 turnover dalam kekalahan 130-121 dari Sacramento Kings, tim dengan catatan terburuk di NBA. Grizzlies berhasil mencetak 36 poin dari 21 turnover tersebut, semua tercipta dalam tiga kuarter awal sebelum mereka mengurangi intensitas permainan pada kuarter keempat.
Max Christie dan Naji Marshall bersama-sama menyumbang delapan dari 21 turnover Mavericks dalam pertarungan dua malam berturut-turut.
Dampak Pertandingan
Kekalahan ini semakin memperburuk posisi kedua tim di klasemen, dengan Mavericks yang nampaknya tengah mempertimbangkan langkah strategis untuk masa depan. Sementara Grizzlies, meski menang, harus tetap fokus untuk memperbaiki performa mereka dalam sisa musim.
(BA/GN)
sumber : www.mavsmoneyball.com
Leave a comment