Paul Pierce Buktikan Kemampuannya dalam Kompetisi 3-Poin
Legenda Boston Celtics, Paul Pierce, mencetak 2.143 tembakan 3 poin selama karirnya yang berlangsung 19 tahun di NBA, menempatkannya di peringkat 17 sepanjang masa. Dia juga memenangkan 3-Point Contest All-Star 2010, mengalahkan rookie Stephen Curry. Pada Minggu sore di TD Garden, Hall of Famer berusia 48 tahun ini menunjukkan bahwa kemampuannya masih sangat mumpuni.
Kompetisi Causeway Classic
Pierce berpartisipasi dalam Causeway Classic pertama yang digelar Celtics, sebuah kompetisi menembak 3 poin yang mempertemukan mantan pemain bintang Boston di hadapan anggota tiket musim. Dia berhadapan dengan Brian Scalabrine, Leon Powe, dan Evan Turner. Setelah melewati babak awal, Pierce melawan Scalabrine di final dan berhasil meraih kemenangan meski sempat gagal dalam enam tembakan pertamanya.
“Selalu menyenangkan bisa kembali ke sini,” ungkap Pierce. “Ini adalah rumah, jadi bisa memberi kembali kepada para penggemar setiap kali saya datang, itu sangat berarti untuk semua dukungan yang mereka berikan selama karier saya. Momen seperti ini mengingatkan saya pada apa yang telah saya tinggalkan di sini untuk kota ini.”
Reaksi Penggemar
Keberadaan Pierce merupakan momen tak terlupakan bagi para penggemar Celtics, dan mereka menunjukkan antusiasme mereka di media sosial, mengagumi kemampuan menembaknya.
- “Paul Pierce masih bisa menembak lebih baik dari setengah NBA,” tulis salah satu penggemar.
- “Dia adalah Stephen Curry sebelum Stephen Curry muncul. Seorang penembak sejati, dia dan Ray Allen, hanya para penggemar basket sejati yang tahu tentang ini,” tambah yang lainnya.
- “Ingat bahwa ketika @paulpierce memenangkan 3 point contest yang sebenarnya, dia mengalahkan @stephencurry30 di saat itu,” ujar seorang penggemar lain.
- “Segala hal bisa memudar. Kaki, lutut, dan koordinasi, tapi tembakan itu selalu tetap,” komentar penggemar lainnya.
- Salah satu penggemar mengusulkan, “@NBA @espn Mengapa tidak ada ‘Retired’ 3 Point Contest? Rivalitas lama diperbarui – kenapa tidak?”
- “Saya sudah cukup melihat, harus beri dia kontrak 10 hari!” tulis yang lain, menambahkan semangat kepada Pierce.
- “TRUTH adalah LEGEND,” tulis seorang penggemar untuk menunjukkan dukungannya kepada juara NBA 2008 tersebut.
Pierce juga tinggal di arena setelah acara, duduk di kursi sebelah lapangan untuk menonton pertandingan Celtics melawan Minnesota. Ketika dia muncul di layar besar, penonton memberikan apresiasi yang luar biasa, layaknya untuk ikon franchise. 5.000 penggemar pertama yang masuk mendapatkan bobblehead Pierce, sebagai pengakuan akan pentingnya dia dalam sejarah basket Boston.
Paul Pierce Saksikan Malam Sulit bagi Celtics
Kehadiran Pierce tak mampu menyelamatkan Celtics dari kekecewaan di kuarter akhir. Boston membawa keunggulan satu poin memasuki kuarter terakhir, namun penampilan mereka menurun drastis.
Celtics gagal mencetak gol dalam 12 percobaan berturut-turut, dan tanpa mencetak poin selama lebih dari lima menit, membuat Minnesota mengambil alih jalannya pertandingan. Bones Hyland menjadi pencetak terbanyak bagi Timberwolves dengan 23 poin dalam kemenangan 102-92, menghentikan 18 kekalahan beruntun mereka di Boston sejak 2005.
Jaylen Brown menyumbang 29 poin bagi Celtics, sedangkan Jayson Tatum mengalami kesulitan di babak pertama, tanpa mencetak poin sebelum akhirnya selesai dengan 16 poin dan 11 rebound. Kekalahan ini membuat Boston turun ke posisi 47-24 dan menghentikan rentetan kemenangan mereka yang mencapai empat pertandingan.
Kontribusi dan pengaruh Paul Pierce di dunia basket masih kuat, dan kehadirannya seakan mengingatkan semua orang akan warisannya yang tak terlupakan di Boston.
(BA/GN)
sumber : www.aol.com
Leave a comment