Home Basket NBA Pelatih Rutgers sindir aturan eligibility NCAA saat pemain NBA menjajal kuliah.
NBA

Pelatih Rutgers sindir aturan eligibility NCAA saat pemain NBA menjajal kuliah.

Share
Pelatih Rutgers sindir aturan eligibility NCAA saat pemain NBA menjajal kuliah.
Share

Persaingan NCAA: Kontroversi Aturan Kelulusan Atlet dengan Pengalaman NBA

Debat mengenai kelayakan atlet NCAA yang memiliki latar belakang pengalaman di NBA kembali mencuat setelah James Nnaji bergabung dengan tim basket pria Baylor. Fenomena ini menarik perhatian banyak pelatih basket perguruan tinggi di AS.

Tanggapan Pelatih Terhadap Tren Transfer

Sejumlah pelatih basket terkenal, termasuk pelatih Rutgers, Steve Pikiell, mengemukakan pandangan mereka terhadap tren ini. Dalam wawancaranya, Pikiell berbicara tentang kemungkinan transfer di tengah musim dan menyebutkan, “Siapa pun yang ada di luar sana, kami coba dekati. Ini dunia yang aneh,” saat membahas potensi transfer yang tidak bisa diabaikan.

Pikiell memberikan pernyataan ringan setelah kemenangan Rutgers atas Delaware State, menyiratkan keinginannya untuk memiliki seorang pemain berpengalaman. “Saya ingin merekrut seorang berusia 36 tahun dengan empat anak dan semangat kerja. Kita lihat saja siapa yang tersedia,” ujarnya.

Persetujuan Nnaji dan Reaksi Pelatih Lain

Sementara itu, Baylor mengonfirmasi bahwa Nnaji telah menandatangani kontrak dengan program mereka pada malam Natal, kurang lebih 2,5 tahun setelah Detroit Pistons memilihnya di putaran kedua NBA Draft. Meskipun ia telah tampil di NBA Summer League, Nnaji belum menjalani pertandingan reguler NBA.

Pelatih basket Arkansas, John Calipari, juga tidak ketinggalan berkomentar. Ia menekankan bahwa seharusnya tidak ada pemain yang diperbolehkan bermain basket di perguruan tinggi setelah terdaftar dalam draft NBA. “Sederhana saja. Jika kamu masuk dalam draft, kamu tidak bisa bermain di perguruan tinggi,” jelas Calipari.

Risiko dan Ketidakpastian dalam Aturan NCAA

Pelatih Michigan State, Tom Izzo, juga memberi tanggapan melalui guyonan bahwa dia mungkin akan bertanya kepada legenda seperti Ervin “Magic” Johnson jika mereka ingin kembali ke kompetisi perguruan tinggi. “Jika itu yang akan terjadi, sangat disayangkan untuk NCAA,” ucap Izzo.

Baca juga:  Jimmy Butler akumulasi cedera lutut, musimnya berakhir!

Mark Few, pelatih Gonzaga, mencatat kurangnya kepemimpinan dari NCAA, “Saat ini sangat kacau. Kami benar-benar tidak memiliki aturan yang jelas. Sulit untuk menyalahkan siapa pun jika tidak ada aturan yang ditegakkan.”

Dampak Terhadap Kompetisi

Kondisi ini menunjukkan tantangan dan kompleksitas yang dihadapi pelosok basket perguruan tinggi AS, terutama ketika berurusan dengan pemain dengan pengalaman di liga profesional. Keputusan institusi-institusi ini bisa berdampak signifikan terhadap pembentukan tim dan strategi pelatih di masa mendatang.

(BA/GN)
sumber : www.foxnews.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Kapal Selam Kuning Hajar Rayo 4-0, Meroket ke Posisi Dua La Liga!
NBA

Podziemski dan Warriors siap tantang Pelicans!

Podziemski dan Warriors bersiap untuk menghadapi tantangan seru dari Pelicans, menanti aksi...

NBA

VIDEO NBA’s Nightly Recap | February 22, 2026

Judul: Ringkasan Malam NBA | 22 Februari 2026 Deskripsi Video: Dalam video...

NBA

VIDEO EXTENDED: KNICKS at BULLS | FULL GAME HIGHLIGHTS | February 22, 2026

Judul: PERPANJANGAN: KNICKS vs BULLS | HIGHLIGHTS LENGKAP PERTANDINGAN | 22 Februari...

NBA

VIDEO NBA’s Top 10 Plays of the Night | February 22, 2026

Judul: "10 Aksi Terbaik NBA Malam Ini | 22 Februari 2026" Deskripsi...