Perubahan Dinamika NBA: Pemain Eropa Mengambil Alih
Meskipun Amerika Serikat menunjukkan kekuatannya di Olimpiade Paris 2024, perubahan dalam NBA semakin terlihat. Saat ini, lima pemain teratas di liga ini sebagian besar berasal dari Eropa.
Pola Pengembangan Pemain yang Berbeda
Salah satu faktor yang berkontribusi pada perubahan ini adalah cara berbeda dalam mengembangkan pemain di Eropa dibandingkan dengan Amerika. Pendekatan terhadap permainan menjadi titik awal perbedaan ini.
Pemain Eropa mungkin tidak se-atletis pemain Amerika, tetapi mereka memiliki tingkat keterampilan yang lebih tinggi. Fundamental dan playmaking menjadi fokus utama dalam pengembangan basket pemuda, sehingga alih-alih mempelajari berbagai gerakan dribble, pemain di Eropa lebih menguasai dasar-dasar yang penting.
Contoh Pemain Unggulan
Nikola Jokic dan Luka Doncic adalah dua contoh pemain yang mungkin tidak terlalu atletis, tetapi menjadi yang terbaik di liga berkat penguasaan dasar-dasar permainan yang baik.
Format Pertandingan Team USA vs. Team World
Dengan diperkenalkannya format Team USA vs. Team World dalam All-Star Game NBA, pembicaraan mengenai topik ini meningkat. Pertanyaannya, apakah ada yang bisa dilakukan Amerika pada tingkat akar rumput untuk memastikan pemain mereka tidak ketinggalan? Mungkin ada.
Komentar Mantan Pemain NBA
Dalam wawancara eksklusif dengan Nickeem Khan dari The SportRush, mantan pemain NBA Rashad McCants menjelaskan mengapa dia percaya atlet Amerika tertinggal dibandingkan rekan-rekan mereka dari Eropa. “Ini semua tentang pelatihan,” ujarnya. “Kita bicara tentang pelatih yang tidak benar-benar memahami game; mereka hanya tahu tentang cone dan melihat highlight.”
Sekadar scroll di Instagram atau TikTok sudah cukup untuk melihat betapa dramatisnya beberapa latihan yang dijalankan oleh pelatih untuk anak-anak. Banyak yang lebih fokus pada tampilan dan klik daripada integritas olahraga itu sendiri.
Semangat Hiburan dalam NBA
Menurut Komisaris NBA Adam Silver, liga ini kini dipandang sebagai ‘liga highlight’. Pernyataannya mencerminkan seberapa besar NBA menjadi bagian dari industri hiburan, sebuah perkembangan yang dianggap McCants sebagai masalah besar.
“Lebih mudah untuk bermain dan mencetak poin. Ini baik bagi fans karena kita ingin melihat lebih banyak skoring, lebih banyak tembakan, lebih banyak dunk, dan lebih banyak highlight. Sekarang, ini semua menjadi hiburan. Dulu, permainan tidak pernah dianggap sebagai hiburan,” ungkap McCants.
Harapan untuk Perubahan Budaya Basket Amerika
Sayangnya, olahraga ini telah berubah drastis dari yang dicintai McCants sejak kecil. Namun, masih ada harapan; Amerika dapat mendorong perubahan kultur yang memungkinkan permainan tetap elegan. Hal ini memerlukan perubahan dalam pendekatan pemain terhadap permainan.
“[Saat ini] basket yang dimainkan terasa tanpa tujuan. Tidak ada strategi atau taktik. Jika mereka mengambil ini, kita akan melakukan ini, dan kita akan mengalahkan mereka semua. Pemain tidak berpikir dan tidak kreatif. Jika di lapangan tidak ada pemain clever, maka tidak ada ruang untuk menjadi pemain basket,” tambah McCants.
Kunci untuk berhasil adalah kemampuan beradaptasi dan kreatif sesuai dengan apa yang diberikan oleh pertahanan lawan. Ada beberapa pemain Amerika yang memiliki kemampuan ini dan berhasil di liga, seperti Anthony Edwards, Jayson Tatum, Cade Cunningham, dan Jalen Brunson.
Mengarahkan Perubahan kepada Budaya Basket Amerika
Diharapkan, kemunculan bintang-bintang ini dapat memicu perubahan dalam kultur basket Amerika. Meskipun terkesan sulit saat ini, hal ini tentu saja mungkin terjadi. Semua itu dimulai dengan lebih banyak orang seperti McCants yang memanfaatkan suara dan pengaruh mereka untuk mendorong perubahan nyata.
(BA/GN)
sumber : thesportsrush.com
Leave a comment