Home Basket NBA Redick Bahas Kesulitan Ayton ‘Menangkap Bola’ Usai Lakers Kalah dari Thunder
NBA

Redick Bahas Kesulitan Ayton ‘Menangkap Bola’ Usai Lakers Kalah dari Thunder

Share
Redick Bahas Kesulitan Ayton 'Menangkap Bola' Usai Lakers Kalah dari Thunder
Share

Ayton Kurang Memuaskan, Lakers Terpaksa Kalah dari Thunder

Jalannya Pertandingan

Los Angeles Lakers mengalami kekalahan telak 123-87 di kandang sendiri melawan Oklahoma City Thunder pada hari Selasa. Absennya LeBron James, Luka Dončić, dan Austin Reaves sangat terasa, terutama ketika pelatih Lakers, JJ Redick, mengungkapkan masalah yang dialami oleh pusat tim, Deandre Ayton.

Reaksi Pelatih

Setelah pertandingan, Redick memberikan penjelasan kepada wartawan mengenai performa Ayton di lapangan. “Dia kesulitan menangkap bola,” kata Redick. “Kami sudah menjalankan banyak permainan untuknya, tetapi dia justru tidak bisa menangkap bola. Saya tidak tahu apakah itu karena operannya atau karena dia kesulitan mendapatkan posisi yang tepat,” tambahnya.

Statistik Pemain

Pada pertandingan tersebut, Ayton hanya mencetak tiga poin dengan akurasi 1 dari 4 tembakan, ditambah tiga rebound, satu blok, dan satu turnover dalam 23 menit bermain. Penampilan ini menunjukkan penurunan signifikan, mengingat perannya yang diharapkan untuk memperkuat lini depan Lakers yang terpuruk pasca kekalahan di playoff musim lalu.

Kontrak dan Karir

Setelah kesulitan di putaran pertama playoff menghadapi Minnesota Timberwolves, Lakers merekrut Ayton dengan kontrak dua tahun senilai $16,21 juta, termasuk opsi pemain untuk musim 2026-27. Pemain berusia 27 tahun ini sebelumnya dipilih sebagai nomor satu oleh Phoenix Suns di NBA Draft 2018 dan menghabiskan lima musim pertamanya di sana sebelum bergabung dengan Portland Trail Blazers.

Sebelum bergabung dengan Lakers, Ayton dikenal dengan statistik yang solid, dengan rata-rata double-double di tujuh musim pertamanya. Namun, ada kekhawatiran mengenai upaya dan konsistensinya di lapangan, yang menyebabkan banyak penilaian kritis tentang performanya.

Musim Ini dan Tantangan

Musim ini, Ayton sudah menjadi starter di semua 69 pertandingan yang dimainkannya untuk Lakers, tetapi ia mencatatkan rata-rata terendah dalam poin per game (12,2), rebound per game (8,0), dan menit bermain per game (27,1). Redick tampaknya tidak memiliki opsi lain di posisi center, yang membuatnya tetap memainkan Ayton dengan frekuensi yang cukup tinggi.

Baca juga:  Luka Doncic cetak 41 poin, dapatkan teknik foul ke-16 saat Lakers menang!

Walaupun Ayton sering terlindungi ketika LeBron, Dončić, dan Reaves ada di line-up, situasi kali ini berbeda. LeBron diistirahatkan sebagai langkah pencegahan, sementara Dončić dan Reaves sedang cedera.

Dampak dan Harapan

Meski statusnya sebagai mantan pilihan pertama, Ayton belum berhasil menjadi andalan yang diharapkan dalam tim. Jika Lakers membutuhkan performanya yang maksimal menjelang playoff, tanpa peningkatan signifikan dari Ayton, kemungkinan besar mereka akan menghadapi kesulitan serius di fase tersebut.

(BA/GN)
sumber : bleacherreport.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Moses Moody Beri Kabar Baik Setelah Cedera Serius!
NBA

Moses Moody Beri Kabar Baik Setelah Cedera Serius!

Moses Moody memberikan kabar baik setelah menghadapi cedera serius. Pemain muda ini...

Prediksi Lakers vs. Jazz: Preview, Cederanya Pemain, dan Kunci Kemenangan!
NBA

Prediksi Lakers vs. Jazz: Preview, Cederanya Pemain, dan Kunci Kemenangan!

Lakers bertemu Jazz dalam pertarungan sengit. Cedera pemain menjadi faktor krusial. Siapa...

Jadwal Perburuan Playoff: Lakers, Nuggets, dan Tim Lain dalam Ketatnya Saingan!
NBA

Jadwal Perburuan Playoff: Lakers, Nuggets, dan Tim Lain dalam Ketatnya Saingan!

Jadwal perburuan playoff semakin mendebarkan dengan Lakers dan Nuggets bersaing ketat. Siapakah...

Berita Baik Nikola Jokic untuk Pertandingan Melawan Spurs!
NBA

Berita Baik Nikola Jokic untuk Pertandingan Melawan Spurs!

Nikola Jokic siap kembali beraksi dalam pertandingan melawan Spurs, memberikan harapan besar...