NBA dan PSG Bahas Liga Bola Basket Eropa
Komisioner NBA, Adam Silver, mengungkapkan bahwa organisasinya telah melakukan pembicaraan dengan raksasa sepak bola Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), terkait kemungkinan bergabung dalam liga bola basket Eropa yang direncanakan. PSG menjadi klub sepak bola terbaru yang menunjukkan minat terhadap proposal liga Eropa ini.
Rencana Liga Eropa 2027
Tahun lalu, NBA mengumumkan rencananya untuk meluncurkan liga Eropa pada tahun 2027 bekerja sama dengan Federasi Bola Basket Dunia (FIBA). Silver tengah menjajaki calon investor untuk liga ini selama kunjungannya ke London dan Berlin dalam minggu ini. Dia juga mengonfirmasi adanya pembicaraan dengan Real Madrid menjelang pertandingan NBA di Berlin antara Orlando Magic dan Memphis Grizzlies pada hari Kamis.
Ketertarikan PSG
Silver menyebut bahwa PSG, yang saat ini tidak memiliki keterkaitan dengan bola basket, turut berminat. “Mereka adalah salah satu klub yang telah kami ajak bicara. Kami memiliki penghormatan yang besar terhadap kemampuan operasional mereka,” kata Silver kepada sejumlah jurnalis di sebuah hotel di London.
Format Liga yang Diusulkan
Liga yang diusulkan ini direncanakan akan diisi oleh 16 tim, dengan 10 hingga 12 tim tetap dari seluruh Eropa, sementara tim lainnya akan berpartisipasi secara bergiliran. Meskipun belum ada klub yang diumumkan, Silver menyatakan bahwa liga ini kemungkinan akan terdiri dari “tim-tim Eropa yang ada dan tim baru,” serta menargetkan pasar bola basket yang sudah ada maupun yang sedang berkembang.
Potensi Pasar di Prancis
Prancis merupakan salah satu pusat bola basket di Eropa, dengan banyak pemain, termasuk bintang San Antonio Spurs, Victor Wembanyama, yang berkarier di NBA. Mark Tatum, COO NBA, berpendapat bahwa merek global dan keberhasilan pemasaran PSG menjadikannya sebagai calon investor yang ideal. “Paris adalah pasar yang ingin kami masuki. PSG memiliki kemampuan untuk membangun merek, budaya, dan komunitas,” ujarnya.
Tantangan dari EuroLeague
Namun, PSG memiliki tim bola basket yang didirikan pada tahun 2018 dan berkompetisi di EuroLeague, yang berpotensi menjadi pesaing untuk liga baru NBA ini. Terdapat laporan bahwa EuroLeague mengancam tindakan hukum terhadap NBA jika klub-klub melanggar perjanjian yang ada untuk mengikuti kompetisi tersebut.
Peluang Investasi di Eropa
George Aivazoglou, Direktur NBA Eropa dan Timur Tengah, melihat PSG sebagai salah satu prospek menarik untuk liga ini. “Mereka membawa banyak hal menarik. Dari merek global seperti PSG sampai tim Paris Basketball, yang baru ada beberapa tahun lalu,” ujarnya. PSG dimiliki oleh Qatar Sports Investments, anak perusahaan dari Dana Kekayaan Negara Qatar.
Menuju Masa Depan Liga Basket Eropa
Meskipun NBA saat ini hanya mengizinkan dana kekayaan negara memiliki 20 persen dari setiap tim di liga, Silver mengatakan bahwa rencana NBA Eropa mungkin bisa membuka jalan untuk mengubah aturan tersebut di masa depan. “Kami melihat bahwa dengan PSG, ada keberhasilan dari dana kekayaan negara yang memiliki tim. Hal ini bisa memberi pelajaran yang berguna untuk kami,” pungkas Silver.
Inisiatif NBA untuk mengembangkan liga basket di Eropa mencerminkan komitmennya dalam memperluas basis peminat dan menciptakan sinergi di antara berbagai pasar. Langkah ini diharapkan bisa membawa dampak positif bagi perkembangan bola basket di Eropa dan meningkatkan antusiasme fans terhadap pertandingan.
(BA/GN)
sumber : uk.sports.yahoo.com
Leave a comment