Stephen Curry dan Ayesha Curry Bergandeng dengan Warren Buffett untuk Kegiatan Amal

Stephen Curry dan Ayesha Curry bergabung dengan Warren Buffett untuk kegiatan amal
Stephen Curry semakin dekat untuk kembali beraksi bersama Golden State Warriors, tetapi berita terbaru datang dari luar lapangan. Pemain dua kali MVP NBA ini berkolaborasi dengan investor legendaris Warren Buffett dan penulis Ayesha Curry untuk sebuah inisiatif amal yang menarik perhatian global.
Buffett menghidupkan kembali lelang amal makan siang yang telah ia selenggarakan selama lebih dari dua dekade, yang telah mengumpulkan lebih dari $50 juta. Edisi tahun ini, bertajuk “A Seat at the Table”, akan melibatkan Curry dan Ayesha sebagai co-host, menandai fase baru bagi penggalangan dana ini.
“Acara ini adalah tentang berkumpul lagi dengan orang-orang yang saya kagumi, untuk mendukung pekerjaan yang benar-benar berarti,” ungkap Buffett. “Berkolaborasi dengan Stephen dan Ayesha adalah sesuatu yang saya sangat senang bisa lakukan.”
Kerja sama ini menggabungkan salah satu sosok paling dikenal di NBA dengan salah satu investor paling terkemuka di dunia. Hasil dari acara ini akan disalurkan untuk GLIDE Foundation dan Yayasan Eat. Learn. Play milik Currys.
Rincian Lelang Amal
Lelang akan berlangsung secara online melalui eBay, dibuka pada 7 Mei pukul 19:30 PDT dan ditutup pada 14 Mei. Pemenang lelang akan mendapatkan undangan untuk membawa hingga delapan orang menghadiri makan siang eksklusif bersama Buffett dan Currys di Omaha, Nebraska, pada 24 Juni.
Acara ini melanjutkan tradisi yang dimulai pada tahun 2000 dan selalu menarik tawaran tinggi dari investor dan dermawan. Lelang terakhir pada tahun 2022 mencapai $19 juta, menjadikan total yang terkumpul untuk kegiatan amal lebih dari $50 juta.
Proceeds tahun ini akan dibagi rata antara GLIDE, sebuah lembaga nonprofit di San Francisco yang memberikan makanan, tempat tinggal, pelayanan kesehatan, dan pelatihan kerja, serta Eat. Learn. Play.
Curry menekankan pentingnya inisiatif ini, menyatakan dampaknya yang lebih besar daripada sekadar penggalangan dana. “Jumlah uang yang akan dikumpulkan luar biasa, tetapi lebih dari itu, adalah kesadaran akan pekerjaan yang harus terus dilakukan,” ujarnya.
Selain lelang, Curry juga menyebutkan elemen pribadi dari kolaborasi ini. Ia bercanda tentang kemungkinan mengajarkan Buffett cara menembak bola basket selama pertemuan di Omaha, menambahkan nuansa ringan pada acara tersebut.
Yayasan Currys berfokus pada literasi anak, nutrisi, dan aktivitas fisik, terutama di komunitas yang kurang terlayani di Oakland. Sejak diluncurkan, organisasi ini telah mendukung berbagai program, mulai dari bimbingan belajar hingga distribusi makanan, serta pengembangan ruang bermain yang aman.
Warisan Buffett dan Kolaborasi dengan GLIDE Foundation

GettyWarren Buffett
Ikatan Buffett dengan GLIDE telah berlangsung lama, terpengaruh oleh almarhum istrinya, Susan, yang pernah menjadi relawan di lembaga tersebut. Amal ini tetap menjadi fokus upaya filantropisnya, dengan makan siang tahunan yang menjadi salah satu acara penggalangan dana paling dikenal di dunia.
Setelah mundur dari lelang pada tahun 2022, Buffett kembali terlibat setelah wafatnya pendiri GLIDE, Cecil Williams, menegaskan komitmennya terhadap misi organisasi ini.
“Selama bertahun-tahun, saya telah melihat bagaimana komunitas bisnis dan nonprofit yang inovatif dapat bekerja sama untuk menciptakan perubahan nyata,” kata Buffett.
Kolaborasi dengan Curry dan istrinya memberikan dimensi baru pada acara ini, menggabungkan jangkauan filantropi Buffett dengan pengaruh Currys dalam olahraga dan pengembangan komunitas.
Kerjasama ini mencerminkan pertemuan lebih luas antara olahraga, bisnis, dan filantropi. Sementara Curry melanjutkan pemulihan dari cedera lutut dan menargetkan untuk kembali ke lapangan, keterlibatannya dalam lelang menunjukkan perannya yang meluas di luar basket, sejalan dengan inisiatif yang berfokus pada dampak komunitas dan pengembangan jangka panjang.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment