Kritik Terhadap Tim Inside the NBA oleh Nick Wright
Nick Wright baru-baru ini menyampaikan pendapatnya mengenai kru Inside the NBA, yang terdiri dari Charles Barkley, Shaquille O’Neal, Kenny Smith, dan Ernie Johnson. Wright merasa bahwa mereka tidak menunjukkan antusiasme dalam menikmati pertandingan NBA, sering kali mengekspresikan reaksi negatif yang membentuk narasi
Reaksi Wright Terhadap Pertandingan Lakers-Nuggets
Wright merasa sangat kecewa setelah menonton pertandingan antara Lakers dan Nuggets pada 15 Maret. Sebagai analis NFL yang juga memandu program First Things First dan What’s Wright?, ia menganggap pertandingan tersebut sebagai salah satu yang terbaik di musim ini dengan tempo penuh dan berakhir dengan overtime. Austin Reaves melakukan aksi menakjubkan untuk menjaga Lakers tetap bertahan, sementara Luka Doncic menutupnya dengan buzzer-beater.
Namun, Wright merasa bahwa bahkan pertandingan seapik itu mendapatkan reaksi negatif dari kru NBA, dimana O’Neal menyatakan, “tim baik tidak butuh [buzzer-beater].” Sementara itu, Barkley sudah mengungkapkan nada negatif bahkan sebelum pertandingan dimulai, yang bagi Wright lebih terkait dengan reaksi terhadap narasi media daripada fokus pada pertandingan itu sendiri.
“Sebelum pertandingan Lakers-Nuggets, Chuck berkata ‘Saya harap Lakers kalah’ hanya karena kemarahan, dan talk show akan memperlakukan Lakers dengan serius. Jika mereka menduduki posisi 3 di barat, apakah orang tidak boleh sedikit serius terhadap mereka? Setelah pertandingan, mereka menang dengan aksi luar biasa dari Austin dan kemenangan buzzer-beater Luka, dan Shaq berkomentar ‘tim baik tidak butuh itu,’ seperti apa yang kita lakukan?” ujar Wright di acara talk show-nya.
Pendapat TJ Houshmandzadeh
Menanggapi kritik Wright, mantan wide receiver NFL, TJ Houshmandzadeh, muncul dalam podcast Speakeasy dan mengemukakan pendapat berbeda. Ia berargumen bahwa analisis NFL jauh lebih buruk dalam hal ini. “Tidak ada yang jujur dalam analisis sepak bola… mereka tidak berbicara terus terang,” kata Houshmandzadeh.
Menurut Houshmandzadeh, analis NFL sering kali bereaksi terhadap narasi media dan tidak pernah menyampaikan pendapat mereka di depan kamera. Hal ini, menurutnya, berbeda dengan analis NBA, terutama kru Inside the NBA.
“Di sana, tidak ada yang berbicara jujur [di kru NFL]. Chuck berbicara terus terang, Shaq berbicara terus terang, dan Kenny seringkali menjadi yang lebih tenang, membiarkan mereka menyampaikan pendapat. Dia mungkin setuju dengan mereka, tetapi tidak ikut campur,” tambahnya.
Respons dari Emmanuel Acho
Emmanuel Acho, co-host Houshmandzadeh, juga tidak sependapat dengan Wright. Ia menekankan bahwa banyak analis NFL yang bahkan tidak menonton pertandingan sebelum memberikan komentar tentang pemain tertentu, sebuah poin yang disetujui oleh banyak penggemar.
“Alasan Inside the NBA menjadi program yang hebat adalah karena kepribadian mereka. Kami tidak ingin melihat mereka melewatkan pemain yang belum mereka tonton seperti banyak program NFL,” ujar Acho.
Tanggapan Penggemar
Meski Wright mendapat dukungan dari beberapa penggemar yang merasa kru Inside the NBA telah kehilangan daya tarik dan keunikan dalam beberapa tahun terakhir, banyak yang juga menginginkan perubahan total. Mereka menyarankan bahwa hanya dengan pergantian kru penuh, komentar yang lebih otentik bisa kembali muncul, bukan sekadar nostalgia atau kritik terhadap pemain muda tanpa alasan yang jelas.
(BA/GN)
sumber : thesportsrush.com
Leave a comment