Presiden Trump Hadiri Pertandingan NBA Finals di Madison Square Garden
New York – Pertandingan Game 3 NBA Finals antara San Antonio Spurs dan New York Knicks berlangsung di Madison Square Garden, yang merupakan moment bersejarah setelah 27 tahun. Kehadiran Presiden Donald J. Trump yang disorot oleh penonton menjadi salah satu sorotan utama malam itu.
Reaksi Penonton yang Campur Aduk
Di tengah lagu kebangsaan, Trump, yang berusia 79 tahun, berdiri di suite-nya yang dikelilingi kaca anti peluru. Ia mendapatkan sorakan boo keras dari penonton saat ditampilkan di layar besar. Suara boo ini lebih keras dibanding dukungan untuk Spurs, dan banyak yang mencatat senyum sinis Trump pada momen tersebut.
Meskipun banyak perhatian tertuju padanya, Knicks harus menelan kekalahan 115-111, yang merupakan kekalahan pertama mereka sejak 23 April dan mengakhiri streak kemenangan 13 pertandingan di playoff.
Keamanan yang Meningkat dan Inkonvenien
Tingginya keamanan yang diterapkan untuk kunjungan presiden menciptakan ketidaknyamanan bagi para penonton. Banyak yang harus antri panjang untuk memasuki arena, dan aksi nonton bareng di luar Madison Square Garden dibatalkan. Pihak keamanan juga melarang penonton membawa tas, demi keamanan yang lebih ketat.
Kehadiran dan Suasana di Dalam Arena
Trump diundang oleh pemilik Knicks, James Dolan, dan duduk di suite yang terletak dekat dengan lapangan. Ia terlihat menikmati keripik kentang dan Diet Coke saat berbicara dengan Komisioner NBA, Adam Silver, di kuartal kedua pertandingan. Beberapa tokoh lain seperti Zeldin dan pejabat pemerintah juga hadir di suite tersebut.
Trump tiba di Manhattan sekitar pukul 19.20 waktu setempat dengan menggunakan Marine One, dan motorcade-nya melewati beberapa lokasi nonton bareng Knicks di sepanjang jalan menuju arena.
Reaksi dan Komentar Setelah Pertandingan
Setelah pertandingan, Trump mengklaim bahwa ia mendapatkan sambutan yang positif, menyebut pengalaman itu “sangat luar biasa.” Namun, banyak suara dari fans dan politikus menyoroti betapa sulitnya situasi yang ditimbulkan oleh kehadiran presiden.
Mayor New York, Zohran Mamdani, menyatakan bahwa kehadiran Trump telah mengganggu kegiatan normal di tengah kota, termasuk dampak negatif pada bisnis-bisnis setempat.
Konteks dan Sejarah
Trump adalah presiden aktif pertama yang menghadiri pertandingan NBA Finals sejak Barack Obama pada tahun 2015. Ia dikenal memiliki ketertarikan pada NBA sejak dulu dan pernah menjadi penggemar Knicks sebelum terjun ke dunia politik. Kehadiran dalam pertandingan ini tentu saja menarik perhatian baik dari penggemar bola basket maupun politikus.
Dengan banyaknya kontroversi seputar kehadiran Trump dalam acara olahraga, pertandingan ini menjadi lebih dari sekadar pertempuran antara dua tim, melainkan juga arena bagi berbagai pendapat dan reaksi sosial yang terjadi di tengah masyarakat.
(BA/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment