Warriors Hadapi Keraguan Menjelang Pertandingan dengan Timberwolves

Getty
Steph Curry (kiri) dan Draymond Green (kanan) dari Golden State Warriors.
Golden State Warriors menghadapi kabar kurang menggembirakan menjelang pertandingan ulang melawan Minnesota Timberwolves pada hari Senin. Stephen Curry dan Draymond Green terdaftar sebagai pemain yang diragukan tampil dalam laporan cedera resmi NBA.
Curry mengalami peradangan patelofemoral di lutut kanan, sedangkan Green menghadapi sakit punggung bagian bawah sebelah kiri, menimbulkan ketidakpastian dalam susunan pemain Golden State kurang dari 24 jam setelah kemenangan besar mereka di Minneapolis.
Pada pertandingan sebelumnya, Warriors mengalahkan Timberwolves dengan skor 111-85 pada malam Minggu. Namun, dengan cepatnya waktu pemulihan dan cedera yang masih menghantui, tantangan semakin besar bagi tim untuk membuktikan kinerja mereka di permainan kedua berturut-turut.
Pembaruan Curry tentang Cedera Lutut Setelah Waktu Bermain Terbatas
Curry mengungkapkan optimisme setelah kemenangan pada Minggu, meski ia tidak berkomitmen untuk bermain di pertandingan rematch. “Jika semua berjalan baik dalam proses pemulihan, menit bermain tidak terlalu banyak malam ini, jadi saya harap saya bisa pulih dengan baik,” kata Curry.
Dalam pertandingan sebelumnya, Curry hanya bermain 13 menit di paruh kedua dan mencetak 26 poin serta 7 assist, sambil membantu tim dengan pertahanan yang mencetak 20 steal, rekor tertinggi musim ini. Sebelumnya, ia sudah terdaftar sebagai diragukan karena nyeri lutut yang dirasakannya saat berlatih sebelum pertandingan yang awalnya dijadwalkan.
“Perasaan ini muncul ketika kami melakukan latihan,” kata Curry. “Ini sangat aneh. Saya sudah merasakan hal lain sebelumnya, tetapi ini berbeda. Saya benar-benar memanfaatkan waktu istirahat untuk pulih, dan semoga itu berlanjut.”
Warriors Harap Curry Tanggapi dengan Istirahat Kurang dari 24 Jam
Terlepas dari tanda-tanda positif, jadwal yang padat membuat tim harus cepat beradaptasi. Warriors perlu menilai kondisi Curry sebelum pertandingan pada hari Senin. Mereka sangat bergantung pada Curry musim ini, dan ketidakhadirannya akan menambah tekanan pada rotasi yang sudah menghadapi cedera dan pembatasan menit bermain.
Pelatih Steve Kerr mengakui bahwa pengelolaan beban pemain menjadi prioritas, terutama dalam pertandingan berturut-turut.
Draymond Green Alami Nyeri Punggung di Kemenangan Besar
Green, yang juga terdaftar dalam laporan cedera, tampil selama 23 menit melawan Minnesota meski mengalami sakit punggung. Ia kesulitan untuk menemukan ritme dalam permainan, dengan mencetak 2 poin dari 5 percobaan, namun memberikan kontribusi dengan 5 rebound, 5 assist, dan 2 steal.
Kehadiran Green dalam pertahanan dan perannya dalam permainan tetap menjadi bagian penting dari identitas Golden State, meskipun dampak pencetakannya terbatas. Ketersediaan Green pada pertandingan hari Senin juga menjadi faktor kunci saat Warriors mencoba membangun momentum.
Jadwal Pertandingan Digeser dalam Konteks Unjuk Rasa di Minneapolis
Pertandingan pada hari Minggu memiliki bobot emosional tambahan. Awalnya dijadwalkan untuk hari Sabtu namun terpaksa ditunda setelah dua penembakan fatal yang melibatkan agen Imigrasi dan Bea Cukai AS di Minneapolis awal bulan ini.
Curry mengungkapkan bahwa ia menghabiskan banyak waktu di hotel pada hari Sabtu dengan mengikuti berita tentang unjuk rasa yang terjadi di pusat kota. “Saya terpaku pada TV saat tidak bermain,” kata Curry. “Melihat berita, memahami situasi, dan berusaha untuk lebih mengenalinya.”
Protes di Minneapolis Ikuti Dua Insiden Fatal terkait ICE
Ketegangan di masyarakat meningkat akibat dua insiden kematian yang melibatkan agen imigrasi pada bulan Januari. Pada 7 Januari, seorang warga negara AS berusia 37 tahun, Renée Nicole Good, tewas ditembak oleh seorang agen ICE. Kematian tersebut dinyatakan sebagai pembunuhan oleh Penguji Medis Hennepin County.
Keberatan muncul karena laporan resmi menyatakan bahwa agen menembak setelah Good diduga hendak menyerang petugas dengan mobilnya. Keluarga dan pejabat lokal membantah versi resmi tersebut.
Selanjutnya, pada 24 Januari, Alex Jeffrey Pretti, seorang perawat berusia 37 tahun, juga tewas dalam operasi ICE. Merekam video saat kejadian, terlihat Pretti hanya memegang ponsel saat ia dihampiri dan ditembak.
Warriors Berusaha Memvalidasi Kemenangan Amid Ketidakpastian Cedera
Bagi Warriors, sekarang tantangannya adalah mengelola kesehatan tim sambil mencoba untuk mengulangi performa dominan mereka di pertandingan sebelumnya dalam kondisi yang sangat berbeda. Apakah Curry dan Green akan tampil pada hari Senin akan sangat menentukan apakah Golden State dapat mengubah kemenangan emosional yang berat menjadi momentum yang berarti.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment