Dalam sepakbola modern, pemain bebas memakai nomor punggung mulai dari angka kecil hingga angka spesial yang memiliki makna tertentu. Namun ada satu angka yang jarang sekali muncul, bahkan dilarang di banyak liga, yaitu nomor 0.
Pertanyaannya sederhana:
Kenapa pemain tidak boleh memakai nomor 0?
Apakah angka ini memang dilarang? Atau hanya tidak biasa?
Ternyata alasannya lebih menarik daripada yang banyak orang kira. Ada faktor teknis, regulasi, sejarah dan bahkan alasan identitas klub yang membuat nomor 0 dianggap tidak cocok untuk dipakai di sepakbola.
Mari kita bahas satu per satu.
1. Aturan Dasar di Banyak Liga Tidak Mengizinkan Nomor 0
Mayoritas liga sepakbola di seluruh dunia menetapkan bahwa nomor pemain harus dimulai dari angka 1.
Contohnya:
- Premier League
- La Liga
- Serie A
- Bundesliga
- Ligue 1
Secara umum, pedoman nomor punggung di liga-liga tersebut adalah 1 sampai 99. Tetapi angka 0 tidak termasuk dalam daftar nomor yang valid.
Alasan utamanya sederhana:
Nomor 0 dianggap tidak merepresentasikan posisi apa pun.
Nomor 1 biasanya untuk kiper, dan nomor 2 sampai 11 mencerminkan tradisi posisi klasik. Nomor 0 tidak memiliki asal-usul atau makna dalam sistem penomoran sepakbola.
2. Faktor Teknis: Sistem Pencatatan Butuh Nomor yang Jelas
Di masa lalu, sistem pencatatan pertandingan dilakukan secara manual. Penggunaan nomor 0 dianggap bisa membingungkan, terutama ketika ada cedera atau pergantian pemain.
Contoh masalah yang mungkin terjadi:
- angka 0 terlihat seperti angka kosong
- dalam laporan pertandingan, nomor 0 bisa ditafsirkan sebagai error
- beberapa papan pergantian pemain tidak mendukung tampilan angka tunggal “0”
Karena itu, regulasi menyederhanakan opsi: nomor 0 tidak dipakai.
3. Nomor 0 Sering Dianggap Tidak Relevan Secara Tradisi
Sepakbola memiliki tradisi nomor punggung yang sangat kuat.
Beberapa contohnya:
- 1 untuk kiper
- 7 untuk winger atau bintang tim
- 8 untuk gelandang
- 9 untuk striker
- 10 untuk playmaker atau pemain legenda

Nomor 0 tidak punya sejarah atau simbol dalam tradisi sepakbola. Tidak ada legenda sepakbola yang menggunakan nomor ini. Tidak ada posisi klasik yang mewakilinya.
Akhirnya, nomor 0 dianggap tidak memiliki alasan kuat untuk digunakan dalam konteks sepakbola.
4. Identitas Klub: Nomor 0 Dianggap Mengganggu Estetika
Beberapa klub bahkan secara internal melarang nomor 0 karena alasan estetika atau identitas visual.
Bagi mereka:
- nomor 0 terlihat janggal
- tidak cocok dengan pola penomoran tim
- tidak relevan dengan tradisi klub
Bahkan di jersey resmi klub, ruang angka dirancang untuk minimal satu digit yang jelas. Nomor 0 dianggap tidak menarik dan kurang profesional untuk dipakai sebagai nomor pemain.
5. Pengalaman Liga Lain: Kenapa Nomor 0 Populer di Basket dan Baseball Tapi Tidak di Sepakbola?
Di NBA atau MLB, nomor 0 sangat umum dipakai. Bahkan beberapa pemain besar menggunakannya sebagai identitas.
Contoh di NBA:
- Russell Westbrook
- Damian Lillard
- Gilbert Arenas
Di olahraga tersebut, nomor punggung lebih berfungsi sebagai branding dan identitas pemain.
Namun di sepakbola, sistem penomorannya sangat terkait dengan:
- taktik
- posisi
- tradisi klub
- struktur liga
Sepakbola memiliki warisan yang lebih konservatif soal nomor punggung. Oleh karena itu, nomor 0 tidak pernah benar-benar berkembang sebagai identitas.
6. Ada Contoh Pemain di Sepakbola yang Pernah Memakai Nomor 0
Meski jarang, ada beberapa contoh pemain yang pernah memakai nomor 0, biasanya di liga dengan regulasi longgar.
Contoh paling terkenal adalah:
Hicham Zerouali (Aberdeen – Skotlandia)
Ia diberi nomor 0 karena nama panggilannya “Zero”.
Namun setelah ia memakai nomor itu, Liga Skotlandia kemudian melarang penggunaan nomor 0 untuk musim-musim berikutnya.
Kasus Zerouali menjadi bukti bahwa nomor 0 memang dianggap tidak cocok untuk sepakbola arus utama.
7. Nomor 00 Lebih Dilarang Lagi
Beberapa liga di dunia bahkan pernah mendapat permintaan pemain untuk memakai nomor 00, tetapi langsung ditolak.
Alasannya:
- membingungkan sistem pencatatan
- tidak memiliki dasar tradisi
- dianggap terlalu “gimik”
Sepakbola adalah olahraga dengan budaya klasik yang kuat. Nomor 00 dianggap terlalu jauh dari esensi tersebut.
8. Tren Sepakbola Modern Masih Tidak Mendukung Nomor 0
Meskipun nomor punggung modern lebih fleksibel, tidak ada tanda-tanda bahwa nomor 0 akan menjadi tren. Bahkan pemain muda yang suka nomor unik tetap memilih:
- 77
- 99
- 80-an
- 24, 27, 28
Nomor 0 tetap terpinggirkan.
Kesimpulan
Nomor 0 jarang digunakan dalam sepakbola karena:
- banyak liga melarangnya secara resmi
- berpotensi menimbulkan kebingungan administratif
- tidak memiliki tradisi dalam sepakbola
- tidak ada posisi atau peran yang diwakili nomor 0
- klub-klub besar menganggapnya tidak sesuai identitas
Sepakbola memang terus berkembang, tetapi dalam urusan nomor punggung, sebagian besar liga tetap menjaga tradisi yang sudah berjalan sangat lama. Selama tradisi itu tetap kuat, kemungkinan besar kita tidak akan melihat banyak pemain memakai nomor 0 di masa depan.
Leave a comment