Davidson: Anggapan Isack Hadjar Soal Regulasi 2026 Menghadapi Verstappen Itu “Naif”
Mantan pembalap F1, Anthony Davidson, melontarkan pernyataan blak-blakan. Ia menyebut “naif” jika Isack Hadjar berpikir bahwa perombakan regulasi teknis di musim 2026 akan memungkinkannya mendekati level Max Verstappen.
Konteks Penunjukan Hadjar
Hadjar telah ditunjuk sebagai rekan setim Verstappen untuk musim 2026, menggantikan Yuki Tsunoda yang mengalami kesulitan meraih hasil optimal sepanjang tahun. Pembalap muda asal Prancis ini naik ke tim senior setelah menjalani musim debut yang cukup sukses, puncaknya adalah podium perdana yang ia raih di Grand Prix Belanda.
Namun, ia dihadapkan pada tantangan signifikan tahun depan karena harus bersanding dengan Verstappen. Sang juara dunia memiliki sejarah panjang dalam mendominasi rekan-rekan setimnya di Red Bull.
Harapan Hadjar untuk Regulasi Baru
Sebelumnya, Hadjar sempat menyatakan bahwa 2026 adalah waktu yang ideal untuk bergabung dengan Red Bull. Ia meyakini bahwa mobil akan “bersih” dari tantangan yang dihadapi rekan setim Verstappen sebelumnya saat mengemudikan mobil efek tanah. Dengan kata lain, ia merasa regulasi baru akan memberikan titik awal yang lebih setara.
Kritik Davidson: Verstappen Tak Tergoyahkan oleh Regulasi
Davidson memiliki pandangan berbeda. Ia mengisyaratkan bahwa hal tersebut mungkin tidak sesederhana yang dibayangkan Hadjar.
“Bukan hanya regulasi yang sekarang ini, mari jujur, di mana Max menghancurkan setiap rekan setim yang dia miliki,” kata Davidson kepada Sky F1. “Pikirkan kembali sebelum 2022 ketika dia memiliki rekan setim seperti Pierre Gasly dan Alex Albon, pembalap berkaliber tinggi seperti itu. Mobil F1 generasi yang sama sekali berbeda, dan dia melakukan hal yang sama kepada mereka seperti yang dia lakukan kepada pembalap saat ini.”
“Mungkin sedikit naif bagi Isack untuk berpikir bahwa hanya karena regulasi berubah, itu akan memberinya pijakan yang setara dan oleh karena itu ‘saya akan melawan juara dunia empat kali itu’.”
Davidson menekankan bahwa dominasi Verstappen tidak hanya terbatas pada satu era regulasi tertentu.
Tantangan Regulasi Baru 2026
Mobil Formula 1 akan mengalami perubahan drastis tahun depan, baik dari segi aturan aerodinamika maupun regulasi unit tenaga. Perubahan ini diperkirakan akan meningkatkan pentingnya peran pembalap dalam mengelola dan memanfaatkan energi.
“Mari kita lihat bagaimana dia [Hadjar] melakukannya,” tambah Davidson. “Tapi ini akan menjadi kejuaraan bagi pembalap yang berpikir cerdas tahun depan dengan mobil-mobil itu, dengan cara mereka harus memikirkan manajemen energi. Max akan menguasai semua itu.”
Pernyataan Davidson ini tentu memberikan sorotan lebih lanjut terhadap persiapan Isack Hadjar menjelang musim 2026. Tantangan untuk bisa beradaptasi dan bersaing dengan kaliber Max Verstappen tampaknya tidak akan mudah, terlepas dari perubahan regulasi yang ada.
(SA/GN)
sumber : racingnews365.com
Leave a comment