Lewis Hamilton Tegaskan Proyeknya di Luar F1 Bukan Pengalih Perhatian
Pembalap Formula 1, Lewis Hamilton, akhirnya menanggapi kritik yang menyebut aktivitasnya di luar lintasan sebagai pengalih perhatian dari karier balapnya. Juara dunia tujuh kali ini menegaskan bahwa berbagai proyeknya adalah bagian dari upaya menyeimbangkan energi dan mencari inspirasi.
Beragam Proyek di Luar Lintasan
Sejak debutnya di F1 pada 2007, Hamilton memang dikenal aktif mengembangkan berbagai bisnis dan inisiatif di luar trek. Beberapa di antaranya meliputi pendirian restoran vegan Neat Burger, meluncurkan tim X44 di seri balap Extreme E, bergabung dengan grup kepemilikan tim NFL Denver Broncos, hingga menciptakan merek minuman non-alkohol Almave.
Selain itu, ia juga terlibat dalam industri mode dan aktif menyuarakan perjuangan melawan rasisme serta meningkatkan keberagaman di dunia motorsport. Terbaru, Hamilton berperan sebagai produser eksekutif untuk film F1 yang akan datang.
Prioritas dan Keseimbangan ala Hamilton
Berbicara kepada Ferrari Magazine, Hamilton menjelaskan pandangannya mengenai isu tersebut.
“Ini bukan soal gangguan. Semua orang bisa terganggu, dengan satu atau lain cara,” kata Hamilton.
“Ini tentang bagaimana Anda memutuskan untuk mengerahkan energi dan menciptakan keseimbangan. Anda harus memiliki keseimbangan yang kreatif; Anda tidak bisa hanya bekerja setiap jam dalam hidup Anda karena Anda akan merasa sengsara. Bagaimana Anda menemukan hal-hal yang menginspirasi dan membuat Anda tetap semangat? Memanfaatkan kreativitas Anda adalah salah satu caranya.”
Dedikasi untuk Perubahan Sosial
Lebih lanjut, Hamilton juga menyinggung yayasan Mission 44 yang ia dirikan untuk mempromosikan keberagaman serta meningkatkan pendidikan dan kesempatan di sekolah.
“Pekerjaan tidak pernah berhenti. Saya beruntung bisa bertemu Nelson Mandela. Dia berjuang untuk orang lain hingga hari terakhirnya,” ujarnya.
“Pimpin dengan niat. Jangan merendahkan diri ke beberapa tingkat yang suka dilakukan sebagian orang. Seperti yang dikatakan Michelle Obama, ‘Mereka merendah, kita menjunjung tinggi’. Setiap pertemuan yang saya lakukan dengan calon mitra, saya selalu bertanya apa yang mereka lakukan terkait dampak. Ini akan menjadi tantangan selama saya hidup dan akan ada perjuangan lain juga.”
Lewis Hamilton akan bergabung dengan tim Ferrari mulai musim F1 2025. Saat ini, ia menempati posisi keenam dalam klasemen pembalap dengan 146 poin. Pernyataannya ini memberikan gambaran tentang bagaimana sang juara dunia menyeimbangkan ambisi balapnya dengan berbagai inisiatif pribadi yang bertujuan memberikan dampak positif di berbagai bidang.
(SA/GN)
sumber : www.motorsport.com
Leave a comment