Cadillac Ngebut Kembangkan Mesin F1 2026, Tak Gentar Rumor V8
Cadillac tampaknya tidak akan menunda pengembangan unit tenaga mereka untuk Formula 1, meskipun ada wacana potensi kembalinya mesin V8 di masa depan. Pabrikan asal Amerika ini sudah jauh melangkah dalam pengerjaan mesin yang akan memenuhi regulasi baru tahun 2026, seperti yang dikonfirmasi oleh Mario Andretti dalam sebuah wawancara eksklusif.
Masa Depan Regulasi Mesin F1
Ada ketidakpastian yang beredar mengenai apakah mesin yang diperkenalkan musim ini akan terus digunakan di Formula 1 hingga akhir tahun 2031 seperti yang telah disepakati sebelumnya. Beberapa pihak mendukung gagasan untuk mengakhiri penggunaan unit tenaga saat ini lebih awal dan beralih kembali ke mesin V8. Salah satu tokoh yang mendukung ide ini adalah Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, dengan tahun 2029 disebut-sebut sebagai musim potensial untuk kembalinya mesin V8.
Komitmen Penuh Cadillac untuk Mesin 2026
Sempat beredar rumor bahwa Cadillac mungkin akan menunda proyek mesin internal mereka, menunggu keputusan mengenai V8. Namun, Mario Andretti, yang menjabat sebagai penasihat di dewan direksi tim Amerika tersebut, membantah keras spekulasi tersebut.
“Oh, percayalah, mereka telah mengerjakannya (mesin saat ini, red.),” ujar Andretti. “Mereka telah mengerjakannya, tidak diragukan lagi. Dan ketika mereka secara resmi masuk, mereka akan siap. Saya sangat percaya pada mereka. Sungguh.”
Foto: Cadillac
Kapan Mesin Cadillac Mengaspal?
Cadillac sendiri belum secara resmi mengumumkan musim kapan mereka berencana untuk memasok tim F1 mereka dengan mesin buatan sendiri. Andretti juga belum bisa memberikan kepastian mengenai hal tersebut.
Ia menjelaskan, “Ini belum jelas. Mereka membicarakan ’28 atau ’29. Dan itu bisa berubah. Saya tidak mengetahui semua kontrak mutlak yang ada. Sejujurnya saya tidak ingin tahu. Tapi sekali lagi, mereka tahu apa yang mereka lakukan, mengenai bagaimana mereka akan maju dalam hal ini.”
Perjalanan Debut Cadillac di F1
Terlepas dari itu, Cadillac akan melakukan debutnya di Formula 1 musim ini. Mereka akan turun ke lintasan dengan dua pembalap berpengalaman, Valtteri Bottas dan Sergio Perez. Kedua pembalap ini akan mengendarai mobil yang ditenagai oleh mesin Ferrari. Meskipun ada laporan yang menyebutkan mesin Ferrari tidak sekuat unit tenaga Mercedes, Andretti tidak terlalu khawatir akan hal itu.
Prospek Cadillac di F1
Komitmen Cadillac yang terus mengembangkan mesin internal mereka, terlepas dari spekulasi regulasi, menunjukkan keseriusan dan ambisi besar pabrikan Amerika ini di kancah Formula 1. Langkah ini menjadi fondasi penting bagi Cadillac untuk mencapai tujuan jangka panjang mereka di ajang balap paling bergengsi di dunia. Dengan pengembangan yang sudah berjalan, Cadillac siap menghadapi tantangan teknis yang ketat di Formula 1.
(SA/GN)
sumber : www.gpblog.com
Leave a comment