Orihara Ungkap Perkembangan Power Unit Aston Martin di Tes Pramusim Bahrain
Pada 14 Februari 2026, Sirkuit Sakhir, Bahrain, menjadi saksi uji coba pramusim bagi banyak tim Formula 1. Salah satunya adalah tim Aston Martin Aramco Formula One yang berkolaborasi dengan pemasok power unit baru mereka. Manajer Umum dan Kepala Insinyur Trackside, Shintaro Orihara, mengungkapkan bahwa sesi tiga hari pengujian tersebut sangat bermanfaat, dengan total 206 lap berhasil diselesaikan.
Hasil Uji Coba Awal yang Menjanjikan
Orihara menjelaskan bahwa tes ini menjadi kesempatan emas untuk mempelajari banyak hal, mulai dari paket power unit itu sendiri hingga bagaimana integrasinya dengan sasis mobil.
“Ini adalah kesempatan bagus untuk belajar banyak dari paket power unit itu sendiri dan integrasinya dalam sasis,” ujar Orihara.
Meski puas dengan pembelajaran, Orihara mengakui bahwa tim sebenarnya ingin melahap lebih banyak lap. Namun, ia mengingatkan bahwa ini adalah tes resmi pertama tim bersama.
“Tentu saja, kami ingin melahap lebih banyak lap, tetapi kami harus ingat ini adalah tes resmi pertama kami bersama tim, jadi kami semua memiliki banyak hal untuk dipelajari dari kolaborasi di lintasan yang baru ini,” tambah Orihara.
Adaptasi terhadap Regulasi Baru
Regulasi baru di Formula 1 membawa perubahan besar, tidak hanya pada cara mengemudikan mobil, tetapi juga bagaimana energi diisi ulang dan digunakan selama satu lap penuh. Orihara menyoroti pentingnya aspek ini.
“Regulasi baru adalah perubahan besar, tidak hanya untuk cara Anda mengemudikan mobil, tetapi juga bagaimana Anda mengisi dan menggunakan energi selama satu lap,” jelasnya.
Untuk mengatasi hal ini, tim telah bekerja sama dengan para pembalap untuk mengembangkan cara-cara baru dalam manajemen energi.
Fokus Perbaikan dan Koleksi Data Penting
Meski ada banyak poin positif, Orihara menegaskan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Pusat R&D F1 HRC Sakura dan tim di trek akan terus bekerja keras.
“Sangat pasti bahwa kami memiliki lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan di pusat R&D F1 kami di HRC Sakura dan di trek ini. Kami tahu di mana harus meningkatkan bersama tim dan, percayalah, kami sedang berusaha keras!” seru Orihara dengan optimis.
Ia juga mengakui bahwa tim sedang ‘mengejar ketertinggalan’ dalam program tes secara keseluruhan. Namun, tiga hari di Bahrain telah menghasilkan data dan pembelajaran penting dalam jumlah signifikan.
“Untuk memastikan, kami sedang mengejar ketertinggalan dalam program tes secara keseluruhan, tetapi kami baru saja memperoleh sejumlah besar data dan pembelajaran kunci dari minggu lalu,” katanya.
Melihat ke depan, Aston Martin dan pemasok power unit mereka masih memiliki tiga hari tes lagi di minggu berikutnya. Orihara menyatakan kesiapan penuh untuk memanfaatkan sesi tersebut secara maksimal. Pembelajaran dari tes pramusim ini akan menjadi krusial dalam mempersiapkan tim Aston Martin menghadapi musim F1 2026 yang penuh tantangan, terutama dengan kemitraan power unit baru dan regulasi teknis yang berubah drastis.
(SA/GN)
sumber : honda.racing
Leave a comment