Peluncuran Spektakuler Ulang Tahun ke-75 Formula 1: Sebuah Awal dan Akhir
Formula 1 merayakan ulang tahun ke-75 kejuaraan dunia dengan peluncuran musim yang gemerlap di O2 London. Acara tersebut dinyatakan sebagai kesuksesan luar biasa oleh pemegang hak komersial. Namun, yang menarik, acara ini sekaligus menjadi yang pertama dan terakhir dari jenisnya, karena tidak akan ada acara serupa di masa mendatang.
Mengingat Upaya Peluncuran Masa Lalu
Perayaan ulang tahun F1 ke-75 ini secara tidak langsung menunjukkan seberapa jauh kategori balap ini telah berkembang sejak upaya terakhir untuk menyelenggarakan acara gabungan serupa, 15 tahun sebelumnya. Pada tahun 2010, Asosiasi Tim Formula Satu (FOTA), sebuah entitas yang kini mati suri dan didirikan untuk memperjuangkan kepentingan para peserta, mencoba mengoordinasikan peluncuran bersama. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
FOTA, pada dasarnya, didirikan untuk menyingkirkan Presiden FIA, Max Mosley, dari jabatannya. Setelah Mosley lengser, rasa tujuan bersama mereka menguap. Memasuki tahun 2010, berbagai pihak, yang sepenuhnya terpecah belah dan didominasi oleh Bernie Ecclestone selama negosiasi Concorde Agreement berikutnya, bahkan tidak bisa menyepakati biskuit apa yang akan disajikan pada acara peluncuran tersebut, apalagi tanggal atau waktu untuk pesta yang dimaksud.
Kontras antara keberhasilan peluncuran 75 tahun F1 di O2 London dan kegagalan FOTA di masa lalu menunjukkan dinamika yang kompleks dalam manajemen dan koordinasi olahraga ini. Sementara perayaan terbaru ini menjadi tonggak sejarah, keputusan untuk tidak mengulanginya di masa depan menimbulkan pertanyaan tentang strategi jangka panjang Formula 1 dalam melibatkan penggemar dan para pemangku kepentingan.
(SA/GN)
sumber : www.autosport.com
Leave a comment