Home Motorsport MotoGP Ada apa di kolong Ducati Bulega di Valencia?
MotoGP

Ada apa di kolong Ducati Bulega di Valencia?

Share
Ada apa di kolong Ducati Bulega di Valencia?
Share

Sensor Misterius di Bawah Motor Nicolo Bulega Curi Perhatian di Tes MotoGP Valencia

Sesi tes MotoGP Valencia baru-baru ini menjadi ajang unjuk gigi bagi kelima pabrikan untuk memperkenalkan berbagai bagian dan pengembangan baru pada motor mereka. Mulai dari fairing anyar yang terlihat jelas, seperti fairing Aprilia yang sengaja disamarkan dengan corak zebra mencolok, hingga sejumlah inovasi teknis yang menarik perhatian.

Namun, di antara berbagai penambahan yang ada, sebuah sensor yang diduga terpasang di bagian bawah motor Ducati pabrikan milik Nicolo Bulega menjadi sorotan. Alat ini kabarnya juga sempat digunakan Bulega dalam tes privat di Jerez sebelumnya.

Fokus pada Sensor Bulega: Apa Tujuannya?

Hingga saat ini, fungsi pasti dari perangkat misterius yang terpasang di motor Bulega masih menjadi teka-teki. Tim diperbolehkan menguji coba apa pun dalam sesi tes, sebagaimana terlihat pada sensor aliran udara yang dipasang di bagian belakang Aprilia pada tes Sepang 2024.

Salah satu teori yang beredar adalah bahwa perangkat tersebut, yang tampak memiliki dua cabang logam di dalamnya, dipasang untuk mengukur perubahan kecepatan atau tekanan udara. Tujuannya adalah untuk memahami lebih baik efek dari aktivasi perangkat peninggi atau penurun suspensi (ride-height device) pada motor.

Pasalnya, seperti semua pabrikan, Ducati juga semakin menurunkan ketinggian motornya dengan perangkat ride-height pada model tahun 2025. Perangkat ride-height terbaru Desmosedici, bersama dengan beberapa penyesuaian pada mesin GP25, telah menjadi area spekulasi utama terkait masalah handling yang dialami Francesco Bagnaia musim ini.

Dugaan Kaitannya dengan Masalah Bagnaia

Menariknya, Francesco Bagnaia maupun para pembalap Ducati lainnya tidak terlihat menggunakan perangkat sensor di bawah motor tersebut selama tes MotoGP Valencia. Hal ini memunculkan pertanyaan apakah perangkat ini adalah bagian dari upaya Ducati untuk memecahkan teka-teki stabilitas dan handling yang dihadapi oleh sang juara dunia.

Baca juga:  Saksikan Pertandingan MotoGP Amerika Secara LIVE di Sini!

Masalah handling yang dialami Bagnaia musim ini mengindikasikan bahwa Ducati terus mencari solusi inovatif, terutama mengingat perubahan yang mereka lakukan pada sistem ride-height dan mesin GP25. Pengujian komponen baru, seperti sensor yang digunakan Bulega, bisa menjadi bagian dari proses riset dan pengembangan intensif untuk mengoptimalkan performa Desmosedici.

Langkah Ducati Menjelang Musim Depan

Penggunaan sensor unik pada motor Bulega ini menunjukkan betapa detailnya setiap pabrikan dalam mengumpulkan data untuk pengembangan motor. Dengan perangkat ride-height yang semakin agresif dan modifikasi mesin, Ducati berupaya keras memastikan motor GP25 tidak hanya cepat, tetapi juga stabil dan nyaman bagi para pembalapnya.

Meski fungsi sensor ini belum dikonfirmasi, langkah Ducati mengindikasikan bahwa mereka tak henti berinovasi demi mempertahankan dominasi di kancah MotoGP. Para penggemar tentu menantikan bagaimana hasil pengembangan ini akan memengaruhi performa tim pada musim 2025 mendatang.

(SA/GN)
sumber : www.crash.net

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Untuk tumbuh di Amerika, MotoGP harus berani ambil risiko.

Dalam rangka memperluas jangkauan fanbase di Amerika, MotoGP perlu berani mengambil risiko...

“Marquez memang berada di level berbeda dari yang lain,” kata Doohan.

“Marquez memang berada di level berbeda dari yang lain,” kata Doohan, menyoroti...

Bintang MotoGP Bersinar di MotorLand Aragon: Marquez, Acosta, Lorenzo!

Di MotoGP di MotorLand Aragon, bintang-bintang seperti Marquez, Acosta, dan Lorenzo mencuri...

Valentino Rossi pertimbangkan pengganti Marc Marquez di Ducati!

Valentino Rossi sedang mempertimbangkan pengganti Marc Marquez di Ducati, merespons ketidakpastian di...