Home Motorsport MotoGP Bocoran Orang Sirkuit: Asa Yamaha 2025, Apa yang Kurang?
MotoGP

Bocoran Orang Sirkuit: Asa Yamaha 2025, Apa yang Kurang?

Share
Bocoran Orang Sirkuit: Asa Yamaha 2025, Apa yang Kurang?
Share

Yamaha Raih Kemajuan Kualifikasi di 2025, Namun Konsistensi Balapan Masih Jadi PR

Yamaha masih puasa kemenangan di MotoGP sejak Fabio Quartararo meraih podium tertinggi di GP Jerman 2022. Namun, meskipun hanya mengantongi satu podium Grand Prix sepanjang musim 2025, pabrikan asal Jepang ini menunjukkan progres yang menjanjikan.

Peningkatan Agresivitas di Kualifikasi

Salah satu area di mana Yamaha menunjukkan peningkatan signifikan adalah dalam kemampuan mereka menghasilkan suhu ban, yang memungkinkan performa lebih eksplosif di sesi kualifikasi. Hal ini dibuktikan dengan lima pole position yang diraih Fabio Quartararo pada 2025, jumlah terbanyak kedua setelah juara dunia 2025, Marc Marquez.

Piero Taramasso, Manajer Motorsport Roda Dua Michelin, menjelaskan kepada MotoGP.com, “Di masa lalu, masalahnya adalah mereka tidak bisa segera mengerahkan banyak energi, mereka tidak bisa memanaskan ban.

“Sekarang mereka telah memperbaikinya, dan Fabio [Quartararo] sangat kuat dalam melakukannya karena ia sangat agresif, ia mengerem dengan sangat keras,” tambah Taramasso. “Dengan cara ini, beban motor berpindah ke ban depan, ban belakang. Ia mampu menciptakan suhu yang cukup untuk mendapatkan cengkeraman.”

Max Bartolini, Direktur Teknis Yamaha MotoGP, menambahkan bahwa pengalaman Quartararo dengan YZR-M1 telah memungkinkannya mengembangkan atribut khusus untuk mengatasi kelemahan terbesar motor tersebut: kecepatan di lintasan lurus.

“Ia [Quartararo] tumbuh di Yamaha, jadi ia tahu karakter positif dan negatif motor ini,” kata Bartolini. “Ia sangat pandai menafsirkan motor dan memahami batasannya. Jack [Miller] juga mencetak beberapa lap cepat yang sangat bagus, jadi ini menurut saya adalah peningkatan yang kami miliki.”

Meski demikian, Bartolini mengakui, “Tentu saja, masih belum cukup karena kami seharusnya bisa lebih konsisten berada di dua atau tiga baris terdepan.”

Baca juga:  Toprak Razgatlioglu: 'Casey Stoner 2.0' Siap Guncang MotoGP!

Tantangan Berat di Hari Minggu: Degradasi Ban

Jika pole position menjadi bukti peningkatan Yamaha di satu lap, satu-satunya podium mereka—yang diraih Quartararo di Jerez—adalah bukti kurangnya performa mereka yang berkelanjutan di hari Minggu balapan.

“Ketika ban kehilangan cengkeraman, seperti semua orang, yang lain kehilangan 0,2 [detik] dan kami kehilangan 10 [detik] – ini adalah masalah kami saat ini,” jelas Bartolini.

“Jika Anda memiliki rentang di sekitar cengkeraman yang dapat Anda sesuaikan, yaitu saat ban baru, itu jauh lebih mudah dan Anda dapat menggunakan potensi motor. Ketika ban aus, Anda tidak dapat menggunakan potensi motor karena sulit bagi Anda untuk mengelola.”

Insinyur asal Italia itu menambahkan bahwa Quartararo telah mencoba menyesuaikan gaya balapnya untuk melindungi ban: “Fabio mencoba mengelola, mencoba membuka gas dengan hati-hati, mencoba mengangkat [motor], mencoba membuat semuanya sehalus mungkin.”

Karakter Yamaha yang Unik dengan Ban Aus

Taramasso dari Michelin juga berpendapat bahwa karakteristik Yamaha membuatnya menjadi motor yang seharusnya bekerja lebih baik dengan ban bekas daripada ban baru, karena seiring ausnya ban, reaksinya menjadi kurang responsif.

“Ketika ban baru, tingkat cengkeraman cukup tinggi dan motor menempel sangat kuat ke lintasan balap,” katanya. “Jika Anda mengerahkan energi dan beban, maka ketika ban tiba-tiba [kehilangan] cengkeraman, pergerakannya cukup kuat, cukup agresif, dan motor banyak bergerak.”

“Yamaha tidak bisa meluncur, tidak bisa membawa kecepatan yang cukup,” lanjut Taramasso. “Ketika ban bekas, pergerakan ban lebih progresif, lebih lembut, jadi lebih mudah diantisipasi. Ini membantu Anda mendapatkan jalur yang benar, dan itu adalah sesuatu yang dapat membantu Yamaha karena kita tahu bahwa Yamaha, kekuatan utamanya, adalah kecepatan di tikungan.”

Baca juga:  Yamaha Ngaku: MotoGP 2026 Pertaruhan Masa Depan Quartararo!

Perjalanan Yamaha di MotoGP 2025 menjadi bukti nyata bahwa meskipun ada kemajuan signifikan dalam performa kualifikasi, tantangan utama mereka masih terletak pada menjaga konsistensi dan mengelola degradasi ban sepanjang balapan. Memahami dan mengatasi masalah ini akan menjadi kunci bagi Yamaha untuk kembali bersaing memperebutkan kemenangan di musim-musim mendatang.

(SA/GN)
sumber : www.crash.net

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Quartararo Ngamuk Parah ke Yamaha V4, Sampai Beri Gestur ‘Jari’ di Tes!

Quartararo ngamuk ke Yamaha V4, frustrasi performa motor saat tes. Ia bahkan...

Yuk, Ikuti Keseruannya!

Mari bergabung! Nikmati berbagai aktivitas seru, ciptakan tawa, dan kenangan indah yang...

MotoGP Batal di Victoria, Phillip Island Rasakan Pukulan Telak!

Pembatalan MotoGP di Victoria menjadi pukulan telak bagi Phillip Island. Ekonomi dan...

Siap-siap! Ini Jadwal Lengkap MotoGP Pramusim Buriram.

Siap-siap! Jadwal lengkap MotoGP pramusim Buriram telah rilis. Jangan sampai ketinggalan aksi...