Home Motorsport MotoGP Honda di 10 besar? Cuma gara-gara upgrade mesin MotoGP!
MotoGP

Honda di 10 besar? Cuma gara-gara upgrade mesin MotoGP!

Share
Honda di 10 besar? Cuma gara-gara upgrade mesin MotoGP!
Share

Mesin 2025 Jadi Kunci Kebangkitan Honda di MotoGP, Ungkap Aleix Espargaro

Aleix Espargaro menegaskan bahwa pembaruan mesin yang dilakukan Honda di MotoGP musim 2025 adalah faktor penentu yang menjaga pabrikan tersebut tetap kompetitif. Tanpa peningkatan tersebut, Espargaro meyakini Honda bahkan tidak akan mampu menembus posisi 10 besar.

Sebagai salah satu dari dua pabrikan yang menikmati kelonggaran terbesar di bawah sistem konsesi MotoGP, Honda memiliki kesempatan untuk memperkenalkan sejumlah komponen baru pada RC213V sepanjang musim.

Paling krusial, Honda juga dapat meningkatkan performa mesinnya yang sebelumnya dianggap kurang bertenaga, sementara pabrikan lain seperti Ducati, Aprilia, dan KTM harus terpaku pada spesifikasi mesin awal mereka karena aturan pembekuan mesin.

Dipadukan dengan motor dasar yang kuat sejak awal musim, Honda menikmati musim MotoGP terbaiknya dalam beberapa tahun terakhir. Mereka berhasil meraih kemenangan di Grand Prix Prancis yang basah serta podium di balapan kering di Silverstone, Motegi, dan Sepang.

Tim asal Jepang ini mengakhiri tahun di posisi keempat klasemen konstruktor dengan 285 poin, jauh melampaui 75 poin yang didapat tahun sebelumnya, dan finis di atas rival senegaranya, Yamaha.

Pengakuan Aleix Espargaro

Espargaro, yang bergabung dengan Honda sebagai test rider tahun ini setelah pensiun dari MotoGP, memuji Honda atas kerja keras pengembangan intensif yang mereka lakukan pada tahun 2025.

“Banyaknya material [yang kami perkenalkan], ratusan lap yang saya lakukan untuk menguji berbagai hal, dan seberapa banyak kami mengubah motor selama enam bulan terakhir, itu sungguh luar biasa,” kata Espargaro.

Espargaro melanjutkan dengan menyoroti peran tim penguji dan dampak pembaruan mesin.

“Jika saya membayangkan situasinya tanpa tim penguji, [situasinya akan sangat berbeda]. Jangan salah paham, ini bukan karena saya, tetapi karena kami memiliki kemungkinan untuk menguji banyak sekali hal. Honda membawa banyak peningkatan untuk Joan [Mir] dan Luca [Marini].

“Sebagai contoh, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim, dan mesin yang kami miliki sekarang super cepat. Ducati tidak punya pilihan untuk mengganti mesin. Jika Joan dan Luca bertarung hari ini dengan mesin di awal musim, mereka bahkan tidak akan berada di 10 besar.”

Kebangkitan Pasca-Paruh Musim

Paruh pertama musim sempat diwarnai momen gemilang bagi Honda, terutama kemenangan Johann Zarco (pembalap LCR) di Prancis. Namun, performa tim pabrikan baru benar-benar konsisten di barisan depan setelah jeda musim panas.

Baca juga:  Rugi kalau gak intip Toprak jajal MotoGP!

Pembaruan besar di tengah musim secara signifikan mengubah peruntungan Mir dan Marini, membuat mereka menjadi penantang reguler di lima besar sejak Grand Prix Austria dan seterusnya. Mir tampil cemerlang dengan finis ketiga di kandang Honda, Jepang, sebelum mengulang hasil serupa beberapa minggu kemudian di Malaysia. Ini adalah kali pertama sejak bergabung dengan Honda pada 2023, juara dunia 2020 itu terlihat benar-benar nyaman dengan motornya.

Analisis Joan Mir

Meskipun Mir mengakui karakter mesin yang diperbarui sebagai faktor utama dalam peningkatan performanya, ia juga menegaskan bahwa Honda telah membuat kemajuan signifikan di area lain.

Ketika ditanya di mana Honda membuat peningkatan terbesar pada motor MotoGP-nya, Mir menjawab:

“Bagi saya, itu bukan hanya satu hal. Di posisi kami di masa lalu, itu bukan masalah satu hal. Ini adalah masalah peningkatan aerodinamika, peningkatan mesin, peningkatan grip, peningkatan elektronik, dan pemahaman lebih banyak tentang apa yang terjadi.

“Tetapi penyaluran tenaga mesin dan karakter mesin adalah sesuatu yang bekerja sangat baik bagi saya untuk membuat perbedaan dibandingkan dengan Honda lainnya. Saya lebih sensitif terhadap kontrol gas. Mereka [pembalap Honda lain] mungkin bisa mengatasi hal ini lebih baik dengan koneksi yang kurang, dan saya lebih kesulitan.

“Kemudian, rasa pada bagian depan untuk memiliki stabilitas pengereman yang lebih baik, meskipun belum fantastis, saya berada di level yang baik sekarang.”

Kemajuan signifikan Honda di musim 2025 ini menunjukkan pentingnya sistem konsesi dalam memberikan kesempatan bagi pabrikan untuk mengejar ketertinggalan. Dengan peningkatan mesin yang krusial dan pengembangan di berbagai area lain, Honda berhasil kembali bersaing di barisan depan, memberikan harapan besar untuk musim-musim mendatang di MotoGP.

Baca juga:  Bos Yamaha: Toprak Razgatlioglu, Lingkaran MotoGP Tuntas!

(SA/GN)
sumber : www.autosport.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bautista: Mengapa MotoGP batasi dampak Razgatlioglu?

Dalam MotoGP, keputusan untuk membatasi dampak Razgatlioglu mencerminkan upaya menjaga keseimbangan kompetisi...

Aleix Espargaró dan Nakagami Uji Coba di Trik Sepang Bersama Honda!

Aleix Espargaró dan Nakagami melakukan uji coba di sirkuit Sepang, menjelajahi inovasi...

David Coulthard: Kimi Antonelli, bintang F1 layak dibandingkan Valentino Rossi!

David Coulthard percaya Kimi Antonelli, bintang muda F1, memiliki potensi luar biasa...

Coulthard: Kimi Antonelli Setara dengan Legenda MotoGP Valentino Rossi!

Coulthard percaya Kimi Antonelli memiliki bakat dan potensi luar biasa yang setara...