Aprilia Tantang Dominasi Ducati di MotoGP 2026
Pada putaran pembuka musim MotoGP 2026 di Thailand, Aprilia menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan dominasi Ducati. Meskipun RS-GP masih perlu membuktikan daya saingnya di semua sirkuit, pertarungan awal antara kedua pabrikan Italia ini mengindikasikan akan terjadinya duel menarik untuk kejuaraan konstruktor. Ini adalah hal yang sangat diharapkan setelah Ducati mendominasi beberapa musim terakhir.
Keuntungan dalam Sistem Konseksi
Kembali bersaingnya Aprilia juga didukung oleh posisinya dalam sistem konsesi pabrikan, yang diperkenalkan pada akhir musim 2023. Sistem ini membagi lima pabrikan MotoGP ke dalam empat kategori berdasarkan total poin yang diperoleh selama satu musim. Kategori tersebut adalah: Tier A (lebih dari 85%), Tier B (60-85%), Tier C (35-60%), dan Tier D (di bawah 35%). Ranking ini memberikan berbagai keuntungan yang membantu pabrikan yang kesulitan untuk mengejar ketertinggalan dari performa terbaik.
Perbedaan Antara Dua Pabrikan
Sejak sistem ini diterapkan, Ducati berada di Rank A, sementara Aprilia di Rank C. Hal ini memberikan ruang lebih bagi Aprilia untuk mengembangkan motornya, yang memungkinkan mereka untuk mengejar Ducati.
April dengan Rank C juga mendapatkan keuntungan berupa 50 set ban tambahan untuk uji coba (220 set dibandingkan 170 set untuk Ducati), meski keduanya hanya bisa melakukan pengujian pribadi di tiga sirkuit pilihan dengan pembalap uji.
Keuntungan lain bagi Aprilia adalah mereka dapat menurunkan wildcard rider hingga enam kali dalam satu musim, yang terdiri dari tiga di awal musim dan tiga di paruh kedua. Di sisi lain, Ducati tidak bisa melakukannya.
Namun, keduanya memiliki batasan. Spesifikasi mesin pabrikan ini dibekukan pada tahun 2026, dengan masing-masing pembalap hanya memiliki delapan unit daya, sementara pembalap Tier D memiliki sepuluh. Dalam hal aerodinamika, pabrikan hanya dapat menghomologasi satu peningkatan besar selama musim. Penelitian Aprilia tentang peningkatan ini akan lebih mudah berkat keunggulan yang disebutkan sebelumnya.
Apakah Aprilia Menuju Promosi?
Selama setiap musim, dilakukan dua evaluasi. Evaluasi pertama, Window 1, menghitung persentase poin yang diperoleh dari acara pertama hingga terakhir musim. Evaluasi kedua, Window 2, mencakup acara dari tengah musim satu ke tengah musim berikutnya. Penilaian Window 2 pada tahun 2026 akan didasarkan pada poin yang diperoleh antara Grand Prix Ceko 2025 dan Grand Prix Jerman 2026.
Ducati menyelesaikan tes musim panas terakhir dengan lebih dari 98% poin yang diperoleh, namun persentase ini terus menurun. Akhir musim, Borgo Panigale mengakhiri dengan 94% poin, sementara perhitungan sementara Window 2 hanya menunjukkan 91%. Penurunan ringan ini menjaga mereka tetap di Tier A, tetapi penurunan ke Tier B di tengah musim masih memungkinkan. Ini berarti Aprilia bisa mengambil alih keunggulan dalam kejuaraan, memberi Ducati lebih banyak ruang untuk mengejar.
Sementara itu, Aprilia semakin dekat untuk beralih ke Tier B. Awal yang sangat baik di musim 2026 bisa membawa pabrikan ini ke dimensi baru. Pada tahun 2025, Aprilia mengumpulkan 51% poin yang tersedia, suatu rekor untuk pabrikan ini. Namun, data menunjukkan bahwa sejak musim panas, Noale meraih 62% dari poin yang tersedia. Kemenangan Marco Bezzecchi di Thailand hanya menegaskan tren ini. Jika terus melaju seperti ini, ambang batas 60% yang diperlukan untuk promosi ke Tier B dapat tercapai pada bulan Juli mendatang di Sachsenring, saat tinjauan konsesi berikutnya dilakukan.
Perubahan yang Singkat
Namun demikian, pada saat itu, dua keunggulan utama Aprilia atas Ducati akan berkurang: jumlah ban untuk pengujian pribadi akan turun dari 220 menjadi 190, dan jumlah wildcard entry nanti akan berkurang dari enam menjadi tiga. Ini mencakup pembatalan entry wildcard yang sudah disetujui setelah uji coba. Di sisi lain, masih ada sebelas putaran yang tersisa sebelum tinjauan berikutnya. Ini adalah peluang bagi Ducati untuk memperbaiki performanya, sekaligus bagi Aprilia untuk memanfaatkan keunggulannya sebelum potensi pemotongan hak istimewa tersebut.
Apabila perubahan terjadi, situasi baru ini hanya akan berlaku selama enam bulan, karena pada tahun 2027, regulasi teknis baru akan diterapkan di MotoGP, yang akan mengatur ulang sistem konsesi. Sehingga, semua tim pabrikan di grid akan memulai era teknis baru ini di Tier B.
BACA JUGA > Evolusi aerodinamis yang memberikan Aprilia peningkatan kecepatan maksimum
(SA/GN)
sumber : www.autohebdof1.com
Leave a comment