Kondisi Sulit Pada Hari Pertama Latihan
Jalannya Latihan
Hari ini tidak mudah bagi para pebalap, tim, maupun insinyur ban yang harus menghadapi kondisi cuaca yang menantang. Hujan lebat di pagi hari dan cuaca yang tidak stabil sepanjang hari menciptakan kondisi campuran yang menghalangi pemanfaatan ban dalam rentang operasi optimalnya.
“Meskipun begitu, para pebalap mengatakan mereka puas dengan semua komponen ban yang tersedia. Sayangnya, kami tidak mendapatkan data yang benar-benar dapat digunakan. Ini disayangkan, karena bagi Michelin, mengumpulkan data trek di sirkuit ini sangat penting, terutama dalam konfigurasi saat ini yang belum pernah kami coba,” kata Piero Taramasso, manajer trek Michelin.
Reaksi Mengenai Performa Ban
Secara keseluruhan, umpan balik yang diterima cukup positif. Saat ini, terlihat bahwa ban yang menyelesaikan lebih dari 20 lap dalam sesi FP1 menunjukkan tanda-tanda penggunaan, tanpa keausan yang berlebihan atau abnormal. Ban basah, terutama ban depan Medium, menunjukkan performa yang baik dengan dukungan dan stabilitas yang memadai.
Namun, di sore hari saat sesi latihan, kondisi trek tetap sangat lembab dengan beberapa area basah, khususnya di tikungan 4 dan 5. Suhu trek jarang melebihi 30°C. Semua pebalap menggunakan ban slick Soft di bagian belakang untuk mencari performa, sementara semua tiga tipe ban depan digunakan: Soft, Medium, dan Hard. Meskipun demikian, catatan waktu lap tetap 4 hingga 5 detik lebih lambat dibandingkan dengan simulasi karena kondisi trek yang tidak mendukung. Hujan yang datang di tengah sesi juga mengganggu pekerjaan pengaturan dan tidak membantu dalam menarik kesimpulan yang jelas.
Harapan untuk Hari Selanjutnya
Tim berharap untuk kondisi cuaca yang lebih baik di hari berikutnya, sehingga dapat mengumpulkan data dan melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk peningkatan performa. Kondisi yang lebih baik juga akan memungkinkan para pebalap untuk mengeksplorasi potensi balap secara maksimal sebelum kejuaraan dimulai.
(SA/GN)
sumber : www.gpone.com
Leave a comment