Aprilia Pertahankan Livery Hitam, Logo Singa Kembali Hiasi RS-GP 2026
Aprilia resmi meluncurkan livery terbarunya untuk musim MotoGP 2026. Tim asal Italia ini tetap setia dengan balutan warna hitam tradisional, namun salah satu perubahan paling kentara adalah kembalinya logo kepala Singa yang gagah di sisi motor RS-GP mereka.
Logo Singa ini sendiri terinspirasi dari simbol bersejarah kota Venesia, yang tak jauh dari kota asal Aprilia, Noale. Simbol ini telah menjadi bagian dari identitas merek Aprilia dalam berbagai bentuk sejak tahun 1980-an.
Karakter Singa Kembali
Marco Bezzecchi, yang disebut mencatatkan musim terbaik Aprilia di MotoGP dengan meraih posisi ketiga di kejuaraan dunia tahun lalu, menyampaikan antusiasmenya atas kembalinya logo tersebut.
“Sangat menyenangkan Singa itu kembali,” kata Bezzecchi. “Ini adalah desain historis. Tentu saja, motornya terlihat sangat agresif dan [Singa] ini adalah karakter dari seluruh tim dan pabrik, karena semua orang yang bekerja bersama kami sangat kuat dan sangat termotivasi. Motornya terlihat sangat, sangat indah. Semoga kami bisa membawanya ke tempat yang seharusnya.”
Tekad Juara Jorge Martin
Rekan setim Bezzecchi, Jorge Martin, yang bertekad bangkit dari musim 2025 yang dihantam cedera dan upaya yang gagal untuk membatalkan tahun kedua kontraknya dengan Aprilia, juga menyambut baik simbolisme ini.
“Singa adalah hewan yang paling mewakili kami saat ini,” ujar Martin. “Saya pikir kami adalah tim yang hebat. Saya dikontrak untuk mencoba menang, jadi itulah yang akan saya coba lakukan – berjuang sampai akhir untuk mencoba memenangkan kejuaraan ini, entah saya atau Marco. Saya pikir kami bisa melakukannya.”
Jorge Martin, kembali dengan nomor #89 untuk musim MotoGP 2026.
Penyempurnaan Teknis RS-GP 2026
Di luar tampilan livery, Aprilia juga mengkonfirmasi bahwa RS-GP 2026 dilengkapi dengan penyempurnaan pada aerodinamika, arsitektur sasis, elektronik, dan area mesin yang tidak termasuk dalam pembekuan pengembangan. Ini menunjukkan komitmen Aprilia untuk terus berinovasi demi performa maksimal.
Kesan Pembalap Terhadap Motor Baru
Marco Bezzecchi menambahkan komentarnya mengenai motor baru ini.
“Motornya cukup berbeda dari tahun lalu. Saya melihatnya kemarin untuk pertama kalinya dan terlihat sangat agresif. Motor hitam selalu terlihat sangat bagus dan saya sangat bangga menjadi pembalap Aprilia.”
Martin pun berbagi pandangannya, menegaskan performa awal yang menjanjikan.
“Kami sudah bisa melihat di Valencia bahwa motornya bekerja dengan sangat baik. Sekarang sangat penting untuk mengkonfirmasi hal itu dalam tes di Malaysia dan Thailand. Tapi yang pasti motornya terlihat mengesankan dalam balutan hitam – dan dengan Singa, bahkan lebih baik.”
Livery RS-GP 2025 tanpa logo Singa.
Debut di Lintasan
Livery Aprilia yang baru ini akan pertama kali muncul di lintasan bersama test rider Lorenzo Savadori selama Shakedown Sepang pada akhir bulan ini. Setelah itu, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin akan mengambil alih untuk tes pramusim resmi.
Dengan kembalinya simbol historis Singa yang agresif dan penyempurnaan teknis yang signifikan, Aprilia menunjukkan kesiapan penuh mereka untuk menghadapi musim MotoGP 2026. Kombinasi desain yang kuat dan performa yang menjanjikan dari para pembalap utama memberikan harapan besar bagi tim ini untuk bersaing di papan atas kejuaraan dunia.
(SA/GN)
sumber : www.crash.net
Leave a comment