Iker Lecuona Puas dengan Ducati Panigale V4: Cepat Tanpa Perlu Memaksakan Diri
Pembalap tim pabrikan Ducati di ajang World Superbike (WSBK), Iker Lecuona, merasa nyaman dengan motor barunya. Ia menyatakan tak perlu “memaksa sampai batas” untuk bisa melaju cepat, sebuah indikasi positif setelah menjalani tes di Jerez.
Lecuona, yang merupakan eks pembalap MotoGP KTM, baru saja hijrah ke tim pabrikan Ducati di WSBK setelah empat tahun bersama Honda. Pada tes pramusim di Jerez pekan ini, ia berhasil menempati posisi keenam secara keseluruhan.
Jalannya Tes di Jerez
Sesi tes sendiri diwarnai hujan, dan Lecuona menjadi salah satu pembalap yang mengalami kecelakaan di Tikungan 5, sama seperti rekan setimnya, Nicolo Bulega, dan beberapa pembalap lain.
Mengenai insiden kecelakaan tersebut, Lecuona berkata, “Saya baik-baik saja. Hanya saja, itu adalah nasib buruk.” Ia menjelaskan kondisi lintasan yang tidak sepenuhnya kering sepanjang hari.
“Saya tiba di Tikungan 5 dan sedikit menyentuh bagian yang basah, lalu saya jatuh. Saya tidak bisa melakukan apa-apa untuk menghindari kecelakaan itu,” tambah Lecuona.
Ia melanjutkan, “Tapi, saya baik-baik saja setelah kecelakaan. Kemudian hujan turun, dan kami tidak punya waktu lagi untuk kembali ke lintasan. Namun saya senang, karena menurut saya kami melakukan pekerjaan yang baik, putaran-putaran yang berkualitas, kami menemukan sedikit arah yang harus diikuti.”
Adaptasi dan Perubahan Set-up Motor
Mengomentari tesnya, Iker Lecuona mengungkapkan bahwa ia melakukan sedikit perubahan pada sistem elektronik dan set-up dasar motor Panigale V4-nya. Perubahan ini, menurutnya, “membantu memberikan kepercayaan diri pada motor”.
Lecuona merinci penyesuaian yang dilakukan, “Kami sedikit mengubah motor dan setiap putaran saya merasa lebih cepat. [Saya mengubah] sedikit elektronik, karena saya perlu belajar, dan juga sedikit set-up dasar. Klik kecil pada set-up dasar, tidak ada yang gila, tetapi itu membantu memberikan kepercayaan diri pada motor.”
Performa Ducati yang Mengesankan
Lecuona menambahkan bahwa Ducati memiliki performa yang begitu besar sehingga ia tidak perlu memaksakan diri sampai batas untuk bisa melaju cepat. Ia merasa motor tersebut sudah menyediakan performa yang dibutuhkan.
“Saya rasa, saya tidak perlu memaksakan diri untuk mencapai batasnya,” ucap Lecuona.
“Motor ini punya performa yang lebih dari cukup. Jadi, sekarang target saya adalah belajar tentang motor ini untuk mendapatkan kecepatan maksimal tanpa harus sampai di limit.”
Target ini jelas menunjukkan potensi besar yang dimiliki Panigale V4 dan juga adaptasi cepat Lecuona. Dengan pendekatan yang terukur ini, menarik untuk melihat bagaimana Iker Lecuona akan tampil di sisa persiapan pramusim dan saat musim WSBK resmi bergulir nanti. Semua mata akan tertuju padanya untuk melihat apakah ia bisa memaksimalkan potensi Ducati tanpa harus selalu berada di ambang batas.
(SA/GN)
sumber : www.crash.net
Leave a comment