Dovizioso: Situasi Marquez Lebih Serius dari yang Diperkirakan
Andrea Dovizioso, mantan rival Marc Marquez, percaya bahwa kondisi fisik juara MotoGP saat ini jauh lebih serius daripada yang terlihat. Pemimpin pabrikan Ducati ini mengalami cedera bahu yang rumit pada bulan Oktober lalu di Grand Prix Indonesia, sehingga harus absen untuk sisa musim 2022.
Kondisi Marquez
Walaupun Marquez masih belum 100% fit, dirinya mengakui pada Grand Prix Amerika Serikat baru-baru ini bahwa “motor sangat krusial, tetapi saya juga.” Hingga saat ini, dia belum berhasil meraih podium Grand Prix di tahun 2026, meski telah mencatatkan satu kemenangan sprint dan satu podium sprint dalam tiga balapan awal musim.
Pabrikan Ducati terlihat tertinggal bila dibandingkan dengan Aprilia, yang telah meraih kemenangan di tiga Grand Prix sejauh ini.
Pernyataan Dovizioso
Dalam wawancara dengan Moto.it, Dovizioso yakin Marquez menghadapi lebih banyak masalah daripada yang diketahui publik. Ia menyatakan, “Marc bukanlah pembalap yang suka mengeluh dan tidak pernah mencari alasan. Jadi, kebenaran tentang bagaimana kondisi dirinya sebenarnya, terutama bagi mereka yang tidak mendukungnya, tidak pernah banyak diperhatikan.”
“Namun, situasinya, menurut pendapat saya, jauh lebih serius daripada yang terlihat. Tahun lalu, dia berhasil meraih juara, tapi saya tidak bisa mengatakan seberapa besar persentasenya, yang jelas dia tidak dalam kondisi 100%.”
Lebih lanjut, Dovizioso menekankan perlunya Marquez melakukan perbaikan fisik yang signifikan, dan mungkin cedera di Indonesia telah memperburuk masalah pada lengan kanannya, yang ia yakini tidak memiliki solusi. “Austin adalah konfirmasi definitif; di tempat di mana dia seharusnya bisa berbuat lebih, dia tidak bisa,” ujarnya.
Situasi Cedera dan Pemulihan
Setelah Marquez mengalami cedera bahu di Indonesia, dokter menyatakan bahwa cedera tersebut tidak memperburuk kondisi cedera humerus kanan yang dialaminya pada tahun 2020. Saat ini, Marquez memiliki waktu istirahat yang cukup untuk pemulihan bahunya menjelang Grand Prix Spanyol, setelah balapan di Qatar ditunda akibat perang di Iran.
Dovizioso sendiri saat ini berperan sebagai pembalap penguji untuk Yamaha setelah sebelumnya tiga kali menjadirunner-up dalam klasemen MotoGP di belakang Marquez antara 2017 hingga 2019.
Dampak Terhadap Kompetisi
Dengan kondisi Marquez yang masih memerlukan pemulihan, hal ini tentunya berpengaruh terhadap performanya dan peta persaingan di MotoGP. Keberhasilan serta tantangan yang dihadapi Marquez akan terus menjadi sorotan dalam beberapa balapan mendatang.
(SA/GN)
sumber : www.crash.net
Leave a comment