Marco Bezzecchi Digoda Kontrak 2027, Fokus Balapan atau Uang?
Spekulasi kontrak pembalap MotoGP untuk musim revolusioner 2027 mulai beredar, jauh sebelum musim 2026 bahkan dimulai. Marco Bezzecchi menjadi salah satu nama yang paling sering disebut. Dengan semua kontrak pembalap akan berakhir pada akhir tahun ini, pembahasan mengenai masa depan memang sudah ramai. Mungkin terlalu cepat, mengingat tes pramusim pun belum kita saksikan.
Prioritas Bezzecchi: Kemenangan, Bukan Harta
Pembalap yang kini membela Aprilia tersebut menegaskan bahwa dirinya ingin menjajal motor RS-GP terbarunya di lintasan sebelum memikirkan masa depan. Namun, pasar transfer pembalap bergerak sangat cepat, dan Bezzecchi kemungkinan tidak punya banyak waktu untuk memutuskan, apakah akan tetap bersama Aprilia atau mencari tantangan baru. Saat ditanya mengenai uang, ia tidak ragu untuk berkomentar.
“Itu tergantung prioritas,” jawabnya. “Tapi semua pembalap MotoGP berpikir untuk menang. Jika Anda menang, Anda akan mendapatkan lebih banyak. Tapi itu bukan tujuan hidup saya.”
Tahun 2027? Nanti Dulu
Musim MotoGP 2026 bahkan belum dimulai, namun Bezzecchi sudah menjadi salah satu pembalap yang paling diburu, terutama setelah performa impresifnya tahun lalu. Pertanyaan pun muncul apakah ia akan melanjutkan kemitraan dengan Aprilia atau jika tawaran yang lebih menarik akan datang.
“Kami bahkan belum menyalakan motornya; membicarakan hal-hal ini aneh,” kata Marco Bezzecchi usai presentasi tim. Ia tidak ingin memikirkannya sekarang, lebih memilih membahasnya nanti. “Saya juga bisa memanfaatkan momen ini demi keuntungan saya… Tapi saya lebih memilih untuk mengendarai motor, lalu sisanya akan mengikuti.”
Pada intinya, ia akan mengevaluasi semua opsi setelah membuktikan kemampuannya di lintasan. Ia juga mengakui bahwa “Kami semua berada di kapal yang sama; kami tidak tahu akan berakhir di mana. Ini akan menjadi perubahan yang cukup besar. Pertama saya ingin mengendarai motor, dan saya akan merasa lebih tenang, baru kemudian kita akan memikirkan sisanya.”
Tergerak oleh Kepercayaan Aprilia
Sebuah anekdot menarik muncul dari pertanyaan tentang motor terbaik yang pernah ia kendarai. “Saya akan mengatakan Mahindra Moto3—itu motor yang sangat hebat. Dan RS-GP25!” komentar Bezzecchi, sambil melempar candaan tentang potensi judul berita untuk para jurnalis yang hadir. Namun, ia kembali serius.
“Pertama kali di perusahaan [Aprilia], tak lama setelah menandatangani kontrak, saya melihat mata semua orang… Emosi saat melihat saya, meskipun saya datang dari musim yang sulit. Kepercayaan itu pada saya, keinginan untuk melihat saya tampil baik… Itu benar-benar menggerakkan saya,” aku Bezzecchi. “Lalu ketika saya kembali sebelum liburan, saya melihat kebanggaan itu lagi. Itu jelas salah satu hal yang paling menggerakkan saya.”
Menghadapi Tantangan Ducati dan Rival Lain
Tidak dapat dipungkiri, Marco Bezzecchi adalah patokan Aprilia untuk menghadapi musim MotoGP 2026 ini. Apakah ia siap menghadapi tantangan melawan dominasi Ducati?
“Ini bukan hanya tentang Ducati, tetapi semua pabrikan rival kami, dan melawan Marc Marquez,” jawabnya. “Tahun lalu ia sangat kuat, begitu pula Ducati, tetapi kita tidak boleh terpaku pada itu. Kita harus fokus pada diri kita sendiri, pada Aprilia, mencoba melakukan yang terbaik dan meningkatkan diri dari hari ke hari.”
Dibutuhkan kombinasi yang tepat antara kepuasan atas hasil yang dicapai dan “rasa lapar” yang mendorong untuk mencapai tujuan baru. Bezzecchi sendiri memulai musim ini dari posisi ketiga di kejuaraan dunia setelah musim 2023 yang luar biasa, memberinya perspektif yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Selalu ada sesuatu untuk ditingkatkan; semuanya bisa mengajari saya sesuatu, untuk melakukan yang lebih baik,” pungkasnya.
(SA/GN)
sumber : www.corsedimoto.com
Leave a comment