Anthony Joshua Hentikan Jake Paul dengan Pukulan KO Brutal di Ronde Keenam
Anthony Joshua membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan banyak pihak, namun hasil akhirnya tetap sama. Petinju kelas berat asal Inggris itu berhasil menjatuhkan Jake Paul dengan pukulan tangan kanan yang mematikan di ronde keenam, memastikan kemenangan knockout dalam laga utama mereka.
Jalannya Pertandingan
Sebagian besar pertandingan memperlihatkan Joshua terus mengejar Paul di sekitar ring, berusaha melepaskan pukulan telak. Sementara itu, petinju asal Ohio tersebut lebih banyak mengandalkan teknik clinch dan bahkan mencoba “diving” untuk menghindari kerusakan. Pertandingan sempat terasa membosankan bagi penonton di Miami yang beberapa kali terlihat tidak sabar dengan minimnya aksi. Paul menerapkan strategi menjauh dan menolak bertarung terbuka, membuat Joshua terus merangsek maju, mencari celah untuk pukulan KO.
Di ronde kedua, Joshua mulai lebih agresif, melepaskan pukulan besar yang meski tidak mendarat, berhasil memancing reaksi penonton. Namun, setiap kali Joshua bersiap melepaskan pukulan, Paul segera merangkul (clinch), memaksa wasit untuk memisahkan mereka. Seiring berjalannya waktu, Paul memang berhasil melesatkan beberapa pukulan lurus, tetapi dia terus-menerus melakukan grappling dan bahkan terlihat seperti mencoba takedown, yang akhirnya memicu peringatan dari wasit.
Memasuki ronde kelima, Joshua berhasil mendaratkan uppercut yang solid, namun Paul mampu menahannya. Sayangnya, Paul mulai terlihat lelah, dan Joshua terus menghujaminya. Joshua kemudian berhasil mencetak dua knockdown berturut-turut, dengan “The Problem Child” (julukan Jake Paul) terpaksa berlutut untuk sedikit memulihkan diri.
Pukulan tangan kanan Joshua membuka ronde keenam, dan Paul kembali terjatuh ke kanvas karena kelelahan yang memuncak. Mencium aroma kemenangan, Joshua langsung menyerbu Paul, menjebaknya di sudut ring, sebelum akhirnya melancarkan pukulan knockout.
Pukulan tangan kanan itu mendarat dengan dampak yang menghancurkan, membuat kepala Paul terhempas dengan gerakan keras sebelum ia ambruk ke kanvas. Itu adalah awal dari akhir, dan pertandingan dihentikan beberapa saat kemudian, tepatnya pada menit 1:31 di ronde keenam.
Reaksi Setelah Pertandingan
“Itu bukan penampilan terbaik. Bukan yang terbaik,” kata Joshua setelah meraih kemenangan KO. “Butuh waktu sedikit lebih lama dari yang diharapkan, tetapi pukulan tangan kanan itu akhirnya menemukan sasarannya. Jake Paul, dia tampil sangat baik malam ini. Saya ingin memberinya pujian. Dia bangkit berkali-kali. Sulit baginya di sana, tetapi dia terus berusaha mencari cara. Butuh keberanian seorang pria sejati untuk melakukan itu.”
“Siapa pun yang memakai sarung tinju, kami selalu mengatakan bahwa kami memberi mereka rasa hormat. Kami harus menghormati Jake karena terus mencoba dan mencoba. Bagus sekali, tetapi dia menghadapi petarung sejati malam ini.”
Sementara itu, Paul sendiri tidak terlihat terlalu kecewa dengan kekalahan tersebut, meskipun ia mengungkapkan bahwa pukulan knockout itu menyebabkan rahangnya patah, dengan darah yang menggenang di mulutnya.
“Saya merasa baik,” kata Paul. “Itu menyenangkan. Saya suka olahraga ini. Saya memberikan segalanya. Ini gila. Saya bersenang-senang. Saya dihajar habis-habisan, tapi itulah esensi olahraga ini. Saya akan kembali dan terus menang.”
“Saya pikir rahang saya patah. Sudah pasti patah. Itu bagus. Dihajar habis-habisan oleh salah satu yang terbaik yang pernah ada.”
Langkah Selanjutnya
Kekalahan KO ini merupakan yang kedua bagi Jake Paul dalam karier profesionalnya, setelah sebelumnya takluk dari Tommy Fury. Paul berjanji langkah selanjutnya adalah kembali ke kelas cruiserweight setelah beristirahat sejenak untuk pemulihan.
“Kami akan menyembuhkan rahang yang patah,” kata Paul mengenai rencana selanjutnya. “Kembali dan melawan orang-orang di kelas berat saya. Saya akan istirahat sebentar. Saya akan mengambil cuti.”
Adapun Anthony Joshua, ia segera mengalihkan perhatiannya ke pertarungan yang sudah lama ia kejar, hampir selama ia mengenakan sarung tinju.
“Jika Tyson Fury seserius yang dia pikirkan dan dia ingin berhenti bermain-main di Twitter serta mengenakan sarung tinju untuk melawan salah satu petarung paling nyata yang akan menerima tantangan apa pun, maka naiklah ke ring bersama saya selanjutnya jika kamu benar-benar seorang jagoan,” seru Joshua. “Jangan banyak bicara ‘AJ ini, AJ itu.’ Mari kita bertemu di ring dan bicara dengan tinju.”
Kekalahan ini menjadi pelajaran penting bagi Jake Paul dalam perjalanan tinjunya, sementara Anthony Joshua kembali menegaskan dominasinya di ring tinju dan segera menargetkan lawan besar berikutnya untuk sebuah megaperkelahian yang diidam-idamkan banyak penggemar.
(OL/GN)
sumber : www.mmafighting.com
Leave a comment