Real American Freestyle Hidupkan Kembali Gulat, Romero dan Nickal Siap Berduel
Real American Freestyle (RAF) sukses membawa kembali olahraga gulat ke arus utama, sekaligus menyediakan platform bagi para petarung profesional untuk berkompetisi di sela-sela jadwal pertarungan mereka. Gelaran ini menarik perhatian banyak penggemar dan petarung, salah satunya adalah pertarungan yang dinanti antara legenda hidup Yoel Romero dan bintang muda Bo Nickal.
Duel Generasi: Romero Hadapi Nickal
Yoel Romero, peraih medali perak di Olimpiade Musim Panas 2000, kini berusia 48 tahun. Sebuah fakta yang mungkin sulit dipercaya mengingat kemenangan menakjubkan yang ia raih atas Pat Downey di RAF04 awal bulan ini di Indianapolis. Namun, pertanyaan besar muncul: bisakah “Soldier of God” mengulangi performa dominannya melawan Bo Nickal yang berusia 29 tahun dan sedang berada di puncak performa atletiknya?
Nickal, dengan usia yang jauh lebih muda, sering disebut sebagai masa depan olahraga ini. Kesiapan fisik dan energinya yang prima menjadi modal utama dalam menghadapi Romero yang sarat pengalaman.
Analisis Daniel Cormier
Mantan juara dua divisi UFC, Daniel Cormier, memberikan prediksinya terkait pertarungan ini. Cormier, yang memiliki rekam jejak panjang di dunia gulat dan UFC, cenderung memberikan keunggulan kepada Nickal.
“Saya tidak berpikir Yoel akan mengalahkannya karena Bo baru saja bergulat dan dia masih muda; tapi kawan, Yoel Romero akan membuatnya sangat sulit, terutama setelah apa yang saya lihat tempo hari,” kata Cormier kepada Josh Thomson di acara Weighing In. “Hal tentang Yoel Romero adalah, saya berada di era yang sama dengannya. Saya bergulat untuk tim Amerika Serikat saat dia bergulat untuk Kuba. Dia selalu menjadi fenomena, sekarang dia benar-benar luar biasa. Saya pikir Bo akan unggul karena saya hanya berpikir dia sedikit lebih muda dan pada titik tertentu itu harus menjadi faktor.”
Cormier mengakui kehebatan Romero yang tak lekang oleh waktu, namun usia dan performa terkini Nickal menjadi faktor penentu dalam analisisnya.
Cormier dan Potensi Kembali ke Matras
Daniel “DC” Cormier, yang hanya beberapa tahun lebih muda dari Romero di usia 46 tahun, juga pernah menjadi bagian dari Tim USA di Olimpiade Musim Panas 2004 dan 2008, meski gagal meraih medali di kedua ajang tersebut. “DC” tidak menampik kemungkinan untuk bergabung dengan rekan-rekan veteran UFC lainnya di bawah bendera RAF, namun ia memiliki kriteria khusus untuk lawannya.
“Saya akan bergulat dengan lawan yang tepat,” ujar Cormier. “Saya akan bergulat dengan Jon Jones. Saya tidak akan bergulat dengan Yoel Romero, bro. Saya tidak akan bergulat dengan Yoel. Dia masih bagus sekali, man! Dia luar biasa. Saya tidak akan bergulat dengannya. Saya akan bergulat dengan seseorang seperti Jon Jones atau siapa pun.”
Pernyataan Cormier ini menunjukkan betapa tingginya respek yang ia miliki terhadap kemampuan gulat Romero yang tampaknya tak lekang oleh waktu, sekaligus membuka peluang menarik bagi penggemar gulat untuk melihat “DC” kembali beraksi jika menemukan lawan yang sesuai dengan pilihannya. Kehadiran para legenda di RAF, baik sebagai petarung maupun pengamat, semakin menegaskan posisi platform ini sebagai wadah penting dalam menghidupkan kembali gairah gulat di kancah olahraga profesional.
(OL/GN)
sumber : www.mmamania.com
Leave a comment