Alex Oxlade-Chamberlain Ungkap Legenda Arsenal yang Sering ‘Hajar’ Rekan Setim Jika Berbuat Salah
Mantan bintang Arsenal, Alex Oxlade-Chamberlain, baru-baru ini mengungkap sosok legenda The Gunners yang kerap ‘menghajar’ rekan setimnya jika melakukan kesalahan di lapangan. Di bawah asuhan Mikel Arteta saat ini, Arsenal memang dikenal memiliki nuansa tim yang sangat kuat. Pelatih asal Spanyol itu menyukai sesi latihan diiringi musik, menjaga atmosfer ruang ganti seharmonis mungkin, dan salah satu caranya adalah dengan tidak merekrut pemain berlabel ‘bintang’.
Pendekatan Arteta ini terbukti membuahkan hasil. Saat ini, The Gunners nyaman di puncak klasemen Premier League menjelang jeda internasional. Mereka baru-baru ini mencatat beberapa hasil imbang penting, namun tetap mempertahankan rekor tak terkalahkan dalam 14 pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Meski demikian, kekalahan dari Liverpool di awal musim memastikan bahwa pencapaian ‘musim tak terkalahkan’ tidak akan terulang tahun ini. Salah satu pemain Arsenal yang pernah menjadi bagian dari tim Invincibles tersebut adalah Thierry Henry, yang sempat kembali ke klub pada tahun 2012 untuk penampilan singkat di akhir kariernya.
Henry Kerap ‘Hajar’ Rekan Setim di Arsenal
Pemain Prancis ini memang layak dianggap sebagai salah satu, jika bukan yang terbaik, pemain Arsenal sepanjang masa. Terungkap bahwa kesuksesannya banyak dipengaruhi oleh jiwa kompetitifnya yang tinggi dan dorongan untuk selalu menang di setiap pertandingan.
Alex Oxlade-Chamberlain, mantan winger Arsenal, menceritakan kepada Fozcast: “Ketika Thierry Henry kembali ke Arsenal, itu adalah peristiwa besar bagi kami semua di klub. Dia punya aura itu, dan dia tahu itu. Satu hal yang saya lihat darinya, yang saat itu kami rindukan di Arsenal, adalah ‘ketajaman’ itu, dan dia memilikinya.”
“Semua orang di skuad bagus, tapi mungkin kami tidak punya ‘killer edge’ itu. Kami akan bermain melawan tim empat besar, dan selalu sedikit tertinggal, tapi Henry membawa kembali ketajaman itu. Bahkan saat latihan, jika ada yang gagal dalam situasi satu lawan satu, dia akan ‘menghajar’ mereka. Bahkan dengan pemain muda, jika mereka melewatkan peluang, dia akan marah besar pada mereka.”
“Pemain yang tepat akan bereaksi dengan cara yang benar terhadap hal itu, dan karena itu adalah dirinya, orang-orang memahaminya. Saya adalah salah satu dari mereka, jadi selama dia di Arsenal, dia banyak membantu saya, memberikan nasihat yang sangat berharga.”
“Saat dia melangkah masuk, ada sesuatu yang istimewa tentang dirinya. Saya ingat berpikir, jika dia melakukan ini sendirian sekarang, bayangkan bersama The Invincibles – tidak heran mereka begitu sukses.”
Sepanjang kariernya, Henry mencatatkan lebih dari 377 penampilan untuk Arsenal, mencetak 228 gol, dan menyumbangkan 101 assist. Ia juga meraih berbagai gelar bergengsi seperti Piala Dunia, Kejuaraan Eropa, Liga Champions, dua gelar Premier League, dan tiga FA Cup.
Kisah ini menyoroti betapa pentingnya mentalitas juara yang dibawa oleh pemain sekaliber Thierry Henry, sesuatu yang mungkin masih relevan bagi Arsenal dalam upaya mereka meraih gelar di musim ini.
(OL/GN)
sumber : goonernews.com
Leave a comment