IBF Lightweight: Beatriz Ferreira Siap Hadapi Petinju Paling Ditakuti, Elif Nur Turhan
Juara dunia kelas ringan International Boxing Federation (IBF), Beatriz Ferreira, akan menghadapi lawan yang tak bisa dianggap remeh pada Sabtu ini. Penantangnya, Elif Nur Turhan, berhasil memenangkan tiga laga terakhirnya melalui penghentian laga, sebuah pencapaian yang jarang terjadi di tinju wanita mengingat durasi ronde yang hanya dua menit. Ini membuktikan bahwa Turhan memiliki pukulan yang sangat kuat.
Ferreira menyambut baik tantangan tersebut. Kedua petinju tak terkalahkan ini telah saling melancarkan ‘perang urat syaraf’ dalam konferensi pers pada Kamis lalu.
“Saya yakin ini akan menjadi sebuah perang di atas ring,” ujar Ferreira, petinju Brasil berusia 32 tahun itu. “Kami akan menyuguhkan pertunjukan menarik untuk publik, namun dia tidak akan bisa merebut sabuk juara saya – itu tidak akan terjadi.”
Profil Dua Petinju Tak Terkalahkan
Elif Nur Turhan, dengan rekor 11-0 dan 7 KO, digambarkan oleh promotor Matchroom, Eddie Hearn, sebagai “petinju dengan pukulan terkuat pound for pound di tinju wanita, salah satu petarung paling ditakuti di dunia.” Reputasi pukulan kerasnya menjadikannya ancaman serius bagi siapa pun di divisinya.
Di sisi lain, laga ini akan menjadi pertahanan gelar keempat bagi Beatriz Ferreira (8-0, 2 KO), yang telah memegang sabuk IBF sejak April 2024. Prestasi impresifnya tidak hanya terbatas di dunia tinju profesional, ia juga meraih medali perak di Olimpiade Tokyo dan medali perunggu di Olimpiade Paris, menunjukkan kualitasnya sebagai atlet kelas dunia.
Ambisi Perebutan Sabuk
Turhan, petinju berusia 30 tahun, sangat bertekad untuk membawa pulang sabuk juara tersebut ke Istanbul.
“Ini semua tentang persiapan. Saya telah berlatih layaknya seorang prajurit,” katanya. “Saya telah menguji diri saya hingga batas maksimal.”
Motivasi tinggi dan persiapan matang dari kedua belah pihak menjanjikan pertarungan yang sengit dan penuh drama di atas ring.
Laga Pendukung dan Rencana Masa Depan
Selain pertarungan utama, ada juga laga pendukung menarik yang akan digelar. Pertarungan antar petinju Inggris di kelas super bantamweight akan mempertemukan Shabaz Masoud (14-0, 4 KO) melawan Peter McGrail (12-1, 6 KO).
Promotor Eddie Hearn juga telah merencanakan langkah selanjutnya bagi pemenang laga utama ini. Hearn menyatakan keinginannya agar pemenang duel Ferreira vs. Turhan dapat menghadapi juara kelas ringan WBC, Caroline Dubois, dalam laga selanjutnya di Monte Carlo. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya pertarungan ini dalam peta persaingan divisi kelas ringan tinju wanita.
Pertarungan ini tidak hanya akan menentukan siapa yang layak menyandang gelar juara IBF, tetapi juga berpotensi membuka jalan bagi sang pemenang untuk menghadapi lawan-lawan tangguh lainnya di divisi kelas ringan tinju wanita, meningkatkan tensi persaingan di puncak.
(OL/GN)
sumber : sportstar.thehindu.com
Leave a comment