Gervonta Davis Terlibat Kasus Penyerangan Mantan Pacar, Rekaman CCTV Jadi Bukti Kunci
Bukti baru tampaknya terus bertumpuk melawan bintang tinju Gervonta “Tank” Davis menyusul dugaan serius yang melibatkan mantan pacarnya. Rekaman pengawasan dari sebuah klub striptis di Miami dilaporkan menunjukkan Davis secara paksa menarik wanita tersebut keluar dari tempat itu dan menyeretnya dengan rambut.
Rekaman tersebut diperoleh melalui surat perintah pengadilan dan kini menjadi bagian dari gugatan perdata yang diajukan di Miami-Dade County. Kasus ini telah menimbulkan konsekuensi besar, termasuk pembatalan pertarungan eksibisi Davis yang direncanakan melawan Jake Paul pada 14 November lalu.
Gugatan tersebut menuduh Davis melakukan penyerangan berat (aggravated battery), penahanan palsu (false imprisonment), penculikan, dan menyebabkan tekanan emosional yang disengaja (intentional infliction of emotional distress). USA Today dan MMA Junkie telah meninjau laporan insiden yang diajukan oleh manajemen klub, bersama dengan rekaman pengawasan yang dikumpulkan oleh pengacara. Menurut laporan tersebut, video itu merekam momen-momen mengkhawatirkan di dalam Tootsie’s Cabaret, tempat wanita itu bekerja sebagai pelayan VIP. Insiden ini masih dalam penyelidikan polisi per 24 November.
Rekaman CCTV Ungkap Detail Insiden
Rekaman pengawasan itu dilaporkan menunjukkan seorang pria kulit hitam berkulit terang, yang kemudian diidentifikasi sebagai Gervonta Davis, mendekati wanita itu saat dia sedang bekerja. Ia terlihat menjambak rambut wanita tersebut dan memaksanya menuju tangga yang mengarah ke dapur.
Dalam laporan insiden yang diajukan oleh Artagus Lane, seorang manajer di Tootsie’s Cabaret, ia merinci apa yang dilihatnya dalam rekaman tersebut. Lane menyatakan, “Wanita itu terlihat melalui rekaman kamera memohon agar Tuan Davis berhenti. Sesampainya di tangga, Anda bisa melihat Tuan Davis meraih wanita itu dan mendorong kepalanya, serta menjambak rambutnya dengan agresif [menggoyangkan dan menariknya ke sana kemari], menuruni anak tangga pertama.”
Lane lebih lanjut menambahkan, “Wanita itu memohon Tuan Davis untuk tidak menyentuhnya di depan staf saat berjalan melalui dapur. Setelah mereka melewati dapur, Tuan Davis terus melakukan kekerasan fisik kepada [wanita itu] saat ia mencoba mencari cara untuk melarikan diri darinya.”
Upaya Pelarian dan Tindakan Hukum
Laporan menyebutkan wanita itu berhasil melarikan diri hanya setelah mengalihkan perhatian Davis dengan memintanya mengambil kunci mobilnya dari valet. Polisi membenarkan kasus ini masih aktif, meskipun belum ada tuntutan pidana yang diajukan.
Wanita tersebut juga telah mendapatkan perintah penahanan sementara (temporary restraining order) terhadap Davis. Sidang untuk perintah injunksi permanen dijadwalkan pada 9 Desember, setelah sidang sebelumnya pada 12 November tidak dapat dilanjutkan karena Davis tidak menerima panggilan pengadilan tepat waktu.
Kasus ini menyoroti sisi gelap dari kehidupan seorang atlet profesional dan dampaknya terhadap karier mereka di luar ring. Pembatalan pertarungan dengan Jake Paul menunjukkan betapa seriusnya tuduhan ini dan bagaimana hal tersebut dapat mengganggu rencana besar seorang bintang tinju. Gervonta Davis kini menghadapi pertempuran hukum yang mungkin lebih berat daripada pertarungan apa pun yang pernah dihadapinya.
(OL/GN)
sumber : timesofindia.indiatimes.com
Leave a comment